DPR Nilai Larangan Mudik untuk Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19
Sabtu, 10 April 2021 - 22:29 WIB
Kebijakan pelarangan mudik Lebaran adalah kebijakan yang tepat dan efektif untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Keputusan pemerintah mengenai larangan mudik Lebaran tahun ini dinilai untuk mengantisipasi lonjakan kasus penularan Covid-19. Maka itu, sejumlah legislator menilai larangan mudik itu tepat dan efektif. keputusan pemerintah melarang mudik Lebaran tahun ini juga diyakini bisa untuk mencegah krisis ekonomi berkepanjangan. Pasalnya, kalau penularan Covid-19 masih terus naik, pemulihan ekonomi akan semakin sulit.
Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno berpendapat pelarangan mudik Lebaran adalah kebijakan yang tepat dan efektif. Dia menuturkan, bukti menunjukkan bahwa setiap masa libur berakhir dan mobilitas penduduk besar, angka keterpaparan Covid-19 meningkat. "Ini menunjukkan bahwa kesadaran terhadap protokol kesehatan belum sampai tingkat yang memadai," ujar Hendrawan Supratikno, Sabtu (10/4/2021). Baca juga: Soal Larangan Mudik, DPR: Perlu Menahan Diri untuk Kepentingan Lebih Besar
Menurut Hendrawan, epidemiolog selalu menekankan arti penting pencegahan. Karena sekali salah langkah, sistem kesehatan akan ambrol. Kebijakan untuk menekan kasus Covid-19 yang selama ini sudah dijalankan bisa menjadi sia-sia. Dampak lainnya terhadap perekonomian. "Bila ekonomi membeku, upaya memanaskannya butuh biaya lebih besar lagi," kata Hendrawan. Baca juga: Pelarangan Mudik Lebaran untuk Kebaikan Bersama, Publik Diminta Sabar
Lebih lanjut Hendrawan mengatakan, pemerintah sudah membuat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang anggarannya sangat besar. "Tinggal dijalankan dengan penuh kesungguhan, didasarkan atas data yang akurat, dan diawasi dengan baik pelaksanaannya," pungkasnya.
Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno berpendapat pelarangan mudik Lebaran adalah kebijakan yang tepat dan efektif. Dia menuturkan, bukti menunjukkan bahwa setiap masa libur berakhir dan mobilitas penduduk besar, angka keterpaparan Covid-19 meningkat. "Ini menunjukkan bahwa kesadaran terhadap protokol kesehatan belum sampai tingkat yang memadai," ujar Hendrawan Supratikno, Sabtu (10/4/2021). Baca juga: Soal Larangan Mudik, DPR: Perlu Menahan Diri untuk Kepentingan Lebih Besar
Menurut Hendrawan, epidemiolog selalu menekankan arti penting pencegahan. Karena sekali salah langkah, sistem kesehatan akan ambrol. Kebijakan untuk menekan kasus Covid-19 yang selama ini sudah dijalankan bisa menjadi sia-sia. Dampak lainnya terhadap perekonomian. "Bila ekonomi membeku, upaya memanaskannya butuh biaya lebih besar lagi," kata Hendrawan. Baca juga: Pelarangan Mudik Lebaran untuk Kebaikan Bersama, Publik Diminta Sabar
Lebih lanjut Hendrawan mengatakan, pemerintah sudah membuat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang anggarannya sangat besar. "Tinggal dijalankan dengan penuh kesungguhan, didasarkan atas data yang akurat, dan diawasi dengan baik pelaksanaannya," pungkasnya.
Lihat Juga :