Vaksinasi Jalan, Protokol Kesehatan Jangan Dilupakan

Senin, 22 Maret 2021 - 06:10 WIB
Hanya saja, karena pendaftaran semua calon penerima vaksin ini dilakukan secaraonline, banyak lansia yang tidak akrab dengansmartphonesehingga mereka harus dibantu oleh anak atau anggota keluarga lain untuk mendaftar.Momen ini pun seakan menjadi pengingat masa kecil bagi mereka yang dulunya diantar orang tuanya untuk diimunisasi atau vaksin, kini giliran mereka yang mengantarkan orang tuanya untuk vaksinasi.

Program penyuntikan vaksin bagi lansia ini kini sudah tersebar di hampir semua provinsi. Untuk mendaftar, masyarakat bisa mengakseswebsiteKemenkes lalu pilih daerah/provinsi yang dituju. Adapun vaksinasi mandiri yang dilakukan oleh swasta biasanya akan disediakanlinkpendaftaran khusus. Tahapannya cukup simpel, hanya mendaftarkannama, nomor telepon, dan fasilitaskesehatan yang dituju.

HinggaSabtu(20/3/2021)tercatatjumlah masyarakat yang sudah divaksin pertama mencapai 5.124.948 orang. Adapun jumlah yang mendapatkan vaksinasi kedua sudah mencapai 2.221.200 orang

Terkait ketersediaan vaksin, saat ini pemerintah memiliki 7 juta vaksin yang siap didistribusikan di 34 provinsi. Hanya, untuk sementara akan difokuskan di Jawa-Bali karena dua wilayah ini merupakan kontributor terbanyak terinfeksi virus korona termasuk golongan lansianya.

Sekadar diketahui, secara keseluruhan target vaksinasi Covid-19 ini bisa mencapai 181,5 juta penduduk Indonesia. Untuk mencapai target tersebut, tentu tidak bisasemuanyamengandalkan pemerintah sehingga memerlukan keterlibatan pihak swasta maupun lembaga atau organisasi kemasyarakatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!