Antusiasme Vaksin Tinggi, Pembukaan Industri Pertunjukan Layak Dikaji
Selasa, 02 Maret 2021 - 07:36 WIB
Antusiasme Vaksin Tinggi, Pembukaan Industri Pertunjukan Layak Dikaji
JAKARTA – Tingginya antusiasme vaksinasi Covid-19 dan terus menurunnya kasus aktif Covid-19 disambut gembira banyak kalangan. Situasi ini harus menjadi momentum bangkitnya berbagai sektor industri termasuk industri seni pertunjukan.
“Kami mendukung kembali bergeraknya Industri kreatif di tanah air seiring tingginya antusiame vaksinasi Covid-19 dan terus menurunnya kasus aktif dalam beberapa minggu terakhir. Seni pertunjukan saya rasa layak dipertimbangkan untuk kembali dibuka secara bertahap baik itu konser musik, pertunjukkan teater, maupun kesenian tradisional,” ujar Ketua Komisi X Syaiful Huda, Selasa (2/3/2021).
Huda mengungkapkan hari ini tepat satu tahun pelarangan pagelaran kegiatan seni budaya karena pandemi Covid-19. Kondisi ini berdampak besar bagi para pelaku seni pertunjukkan termasuk para musisi, aktor, komedian, hingga kru pertunjukkan. Mereka yang biasa mengantungkan hidup dari seni pertunjukkan kehilangan sumber mata pencaharian utamanya. “Pelarangan pagelaran seni budaya selama pandemik berdampak sangat besar bagi para pelakunya. Tidak hanya dari sisi ekonomi, pelarangan ini juga berdampak pada penurunan daya kreativitas karena minimnya ruang ekspresi,” katanya. (Baca Juga :Menikmati Konser Musik Virtual di Masa Pandemi Covid-19)
Saat ini, kata Huda beberapa indikator penanganan Covid-19 menunjukkan tanda-tanda mengembirakan. Secara global hari-hari ini terjadi penurunan kasus aktif. Pun juga di Indonesia. Upaya vaksinasi Covid-19 untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) juga disambut antusias. Di Indonesia target vaksinasi gelombang I untuk para tenaga Kesehatan relatif sukses. Vaksinasi gelombang II untuk pelayan publik, lansia, jurnalis, hingga pedagang besar juga relatif berjalan lancar. “Oleh karena itu sudah saatnya kita memikirkan bagaimana sektor industri kreatif kembali berjalan dengan menimbang opsi pembukaan konser musik dan seni pertunjukkan lain secara bertahap,” ujarnya. (Baca Juga :Pemkot Bandung Ajukan Syarat Ini Jika Konser Musik Digelar)
“Kami mendukung kembali bergeraknya Industri kreatif di tanah air seiring tingginya antusiame vaksinasi Covid-19 dan terus menurunnya kasus aktif dalam beberapa minggu terakhir. Seni pertunjukan saya rasa layak dipertimbangkan untuk kembali dibuka secara bertahap baik itu konser musik, pertunjukkan teater, maupun kesenian tradisional,” ujar Ketua Komisi X Syaiful Huda, Selasa (2/3/2021).
Huda mengungkapkan hari ini tepat satu tahun pelarangan pagelaran kegiatan seni budaya karena pandemi Covid-19. Kondisi ini berdampak besar bagi para pelaku seni pertunjukkan termasuk para musisi, aktor, komedian, hingga kru pertunjukkan. Mereka yang biasa mengantungkan hidup dari seni pertunjukkan kehilangan sumber mata pencaharian utamanya. “Pelarangan pagelaran seni budaya selama pandemik berdampak sangat besar bagi para pelakunya. Tidak hanya dari sisi ekonomi, pelarangan ini juga berdampak pada penurunan daya kreativitas karena minimnya ruang ekspresi,” katanya. (Baca Juga :Menikmati Konser Musik Virtual di Masa Pandemi Covid-19)
Saat ini, kata Huda beberapa indikator penanganan Covid-19 menunjukkan tanda-tanda mengembirakan. Secara global hari-hari ini terjadi penurunan kasus aktif. Pun juga di Indonesia. Upaya vaksinasi Covid-19 untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) juga disambut antusias. Di Indonesia target vaksinasi gelombang I untuk para tenaga Kesehatan relatif sukses. Vaksinasi gelombang II untuk pelayan publik, lansia, jurnalis, hingga pedagang besar juga relatif berjalan lancar. “Oleh karena itu sudah saatnya kita memikirkan bagaimana sektor industri kreatif kembali berjalan dengan menimbang opsi pembukaan konser musik dan seni pertunjukkan lain secara bertahap,” ujarnya. (Baca Juga :Pemkot Bandung Ajukan Syarat Ini Jika Konser Musik Digelar)
Lihat Juga :