PDIP Berkomitmen Menjadi Partai Politik yang Peduli Lingkungan
Sabtu, 20 Februari 2021 - 10:11 WIB
Selain diskusi, PDI Perjuangan tetap mengisi acara dengan agenda kebudayaan. "Kami akan tayangkan tokoh-tokoh yang bergerak di lingkungan, seperti Babeh Idin. Termasuk para penemu di bidang lingkungan yang mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Hasto.
Hasto menilai Babeh Idin merupakan tokoh Betawi yang visioner dalam menjaga lingkungan. Babeh Idin berhasil mengintegrasikan bagaimana pengelolaan sungai dengan menanam kopi, jahe merah, bambu, hingga mendaur ulang sampah. Yang menjadi perhatian ialah Babeh Idin hanya menggunakan teknologi tradisional yang bisa mengurai sampah plastik lebih cepat dari biasanya.
"Beliau punya tempat pengelola sampah yang dikelola mandiri, patut juga jadi model daerah lain. Luar biasa komitmen beliau, menjadikan sungai sebagai jalan peradaban. Karena bicara lingkungan, bicara banjir yang ada hampir di seluruh negeri ini, tidak terlepas dari pengelolaan wilayah hulu, DAS yang merupakan wilayah-wilayah pegunungan," kata Hasto.
Politikus asal Yogyakarta ini menilai diskusi ini merupakan rangkaian acara penanaman dan bersih-bersih sungai yang rencananya dilakukan serentak senasional pada Minggu (21/2/2021) mendatang. Hasto memastikan penyelenggaraan acara berlangsung dengan cara kreatif, tetapi tetap menghadirkan disiplin yang ketat terhadap protokol kesehatan Covid-19. "PDI Perjuangan ingin menegaskan komitmen sebagai partai hijau dengan gerakan membersihkan sungai, menanam pohon, dan menebar benih," pungkas Hasto.
Hasto menilai Babeh Idin merupakan tokoh Betawi yang visioner dalam menjaga lingkungan. Babeh Idin berhasil mengintegrasikan bagaimana pengelolaan sungai dengan menanam kopi, jahe merah, bambu, hingga mendaur ulang sampah. Yang menjadi perhatian ialah Babeh Idin hanya menggunakan teknologi tradisional yang bisa mengurai sampah plastik lebih cepat dari biasanya.
"Beliau punya tempat pengelola sampah yang dikelola mandiri, patut juga jadi model daerah lain. Luar biasa komitmen beliau, menjadikan sungai sebagai jalan peradaban. Karena bicara lingkungan, bicara banjir yang ada hampir di seluruh negeri ini, tidak terlepas dari pengelolaan wilayah hulu, DAS yang merupakan wilayah-wilayah pegunungan," kata Hasto.
Politikus asal Yogyakarta ini menilai diskusi ini merupakan rangkaian acara penanaman dan bersih-bersih sungai yang rencananya dilakukan serentak senasional pada Minggu (21/2/2021) mendatang. Hasto memastikan penyelenggaraan acara berlangsung dengan cara kreatif, tetapi tetap menghadirkan disiplin yang ketat terhadap protokol kesehatan Covid-19. "PDI Perjuangan ingin menegaskan komitmen sebagai partai hijau dengan gerakan membersihkan sungai, menanam pohon, dan menebar benih," pungkas Hasto.
(cip)
Lihat Juga :