Korona dan Kebangkitan Produk Dalam Negeri

Senin, 18 Mei 2020 - 07:03 WIB
Dengan aneka dampak negatif akibat Covid-19 ini, tak dimungkiri telah menyebabkan perekonomian nyaris ambruk. Data terkini, pertumbuhan ekonomi di kuartal I/2020 hanya tumbuh 2,97%, jauh dibanding kuartal-kuartal sebelumnya yang selalu terjaga di kisaran 5%. Kondisi ini menandakan lemahnya aktivitas ekonomi secara umum karena terdampak korona. Sektor konsumsi pun yang biasanya selalu tumbuh di atas 5% kini hanya tumbuh dua sekian persen.

Parahnya lagi, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang juga biasanya memiliki ketahanan cukup tinggi kini ikut terpuruk. Pasalnya, selama dua bulan belakangan ini, dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah, banyak orang yang memilih berdiam diri di rumah sesuai anjuran pemerintah. Alhasil, aktivitas di sektor informal pun turut berhenti.

Pun demikian dengan aktivitas industri, selain sektor-sektor yang dikecualikan, mereka memilih tutup. Kita berharap kondisi ini tentu tidak berlarut-larut. Bagaimanapun roda ekonomi harus berputar meski risiko penyebaran virus masih mengancam.

Meski beberapa sektor usaha terpuruk, namun secercah harapan muncul di masa pendemi ini. Satu di antaranya e-commerce. Setidaknya ini diakui oleh satu di antara penyedia jasa e-commerce, yakni Blibli.com yang mengklaim terjadi kenaikan transaksi hingga 50% selama masa pandemi. Bahkan, untuk produk-produk UMKM lokal yang bergerak di bidang tertentu seperti makanan-minuman dan kesehatan, kenaikannya bisa mencapai 2-6 kali lipat.

Dalam sebuah diskusi virtual pertengahan pekan lalu, CEO Blibli.com Kusumo Martanto menyebutkan, potensi pasar untuk produk-produk UMKM ini sangat besar. Maklum saja, jumlah penduduk di Indonesia yang sebayak 270 juta orang merupakan yang terbesar keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Pada kesempatan itu dia juga mengajak para pelaku usaha memanfaatkan pasar dalam negeri melalui platform digital. Bukan tidak ingin go global, ujar dia, ini karena pasar di Tanah Air juga tak kalah seksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!