BNPT Sebut 2.000 Masyarakat Indonesia Terjerat Kasus Terorisme
Jum'at, 05 Februari 2021 - 17:04 WIB
Hal itu terjadi akibat adanya proses radikalisasi masif yang terjadi baik face to face maupun lewat media sosial. Kemudian, paham-paham radikalisme itu memengaruhi cara berpikir dan sikap seseorang untuk menjadi ekstrem. "Dalam artian di sini, setuju dengan tawaran-tawaran seperti itu.
Baca juga : Polisi Ungkap 19 Terduga Teroris di Makassar Siapkan Bom Bunuh Diri
Kalau dia tidak setuju, dia tidak akan berangkat. Jadi itu bukti bahwa alam pikirannya dipengaruhi hingga akhirnya dia setuju, dia berangkat. Demikian juga yang di dalam negeri, yang terlibat aksi kekerasan, itu dikarenakan cara berpikirnya sudah berlebihan ekstrem, tak lagi menghargai hukum, demokrasi, konstitusi, tidak menghargai nilai-nilai kemanusiaan," sambungnya.
Baca juga : Polisi Ungkap 19 Terduga Teroris di Makassar Siapkan Bom Bunuh Diri
Kalau dia tidak setuju, dia tidak akan berangkat. Jadi itu bukti bahwa alam pikirannya dipengaruhi hingga akhirnya dia setuju, dia berangkat. Demikian juga yang di dalam negeri, yang terlibat aksi kekerasan, itu dikarenakan cara berpikirnya sudah berlebihan ekstrem, tak lagi menghargai hukum, demokrasi, konstitusi, tidak menghargai nilai-nilai kemanusiaan," sambungnya.
(cip)
Lihat Juga :