Haedar Nashir Bicara tentang Kritik, Oposisi, dan Cinta Sejati
Selasa, 02 Februari 2021 - 12:09 WIB
Kritik yang diberikan oleh Muhammadiyah, tegas Haedar, adalah sikap konstruktif. "Jadi bukan karena sikap oposisi atau ada sikap-sikap yang tidak konstruktif. Tetapi justru karena sikap konstruktif," tegasnya.
Haedar mengatakan bentuk cinta Muhammadiyah sebagai salah satu pelopor berdirinya Indonesia adalah dengan memberikan kritik. Sehingga, ketika ada keliru atau salah jalan, Muhammadiyah ada untuk meluruskannya.
Baca juga: Amien Rais Kritisi Rencana Bentuk Pam Swakarsa: Tolong Dibatalkan Saja
"Cinta yang sejati itu katanya kan ketika yang dicintai itu kira-kira ada keliru jalan, justru kita meluruskannya. Justru menjadi keliru, kalau kita cinta tetapi justru tidak berbagi untuk menjalankan fungsi," tegas Haedar.
Haedar mengatakan bentuk cinta Muhammadiyah sebagai salah satu pelopor berdirinya Indonesia adalah dengan memberikan kritik. Sehingga, ketika ada keliru atau salah jalan, Muhammadiyah ada untuk meluruskannya.
Baca juga: Amien Rais Kritisi Rencana Bentuk Pam Swakarsa: Tolong Dibatalkan Saja
"Cinta yang sejati itu katanya kan ketika yang dicintai itu kira-kira ada keliru jalan, justru kita meluruskannya. Justru menjadi keliru, kalau kita cinta tetapi justru tidak berbagi untuk menjalankan fungsi," tegas Haedar.
(zik)
Lihat Juga :