Angka Positif Nyaris Tembus 1 Juta, Kesadaran Warga Berperan Penting Putus Klaster Keluarga

Senin, 25 Januari 2021 - 09:59 WIB
"Perbedaannya dengan kebijakan PPKM yang pertama dengan yang kedua ini kan ada pada jam operasional pusat berbelanjaan, mal dan restoran. Yang kemarin jam 19.00 kalau yang sekarang jam 20.00. Kita juga berharap kebijakan ini dapat merangsang pemulihan ekonomi masyarakat," tutur peneliti yang juga Alumni S2 Universitas Nasional (Unas) Jakarta ini.

Di sisi lain, Adit juga berharap jangan sampai angka terpapar COVID-19 menembus 1 juta kasus meski peluangnya cukup kecil. Tetapi yang terpenting adalah fokus ke unsur dari masyarakat itu sendiri. Sebab unsur ini berperan penting dalam membangun kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama di lingkungan keluarga.

Dia mengimbau paling tidak kesadaran mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker di lingkungan keluarga terutama di rumah sebagai upaya meningkatakan kesadaran dan disiplin di lingkungan kita sendiri. Baca juga: Penambahan COVID-19 Masih Tinggi, DPR Minta Pemerintah Evaluasi Total PPKM

"Kita melihat kluster keluarga sangat berperan penting dalam meminimalisir penularan COVID-19 selain menghidari kerumunan. Ke depan, kita terus mendorong penguatan strategi penanganan yang lebih massif," tutup pria yang juga lulusan Universitas Bung Karno (UBK) ini.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!