Refly Harun Anggap Radikalisme dan Terorisme Bukan Musuh Utama Republik Ini
Selasa, 19 Januari 2021 - 10:15 WIB
Refly Harun. Foto/Dok SINDOnews
JAKARTA - Ahli hukum tata negara Refly Harun menilai radikalisme dan terorisme bukan musuh utama bangsa Indonesia. Menurut Refly, musuh utama bangsa ini adalah korupsi.
"Mudah-mudahan kita sadar bahwa musuh utama kita di Republik ini so long time yang merusak sendi-sendi kehidupan kita menurut pendapat saya ya, bukan radikalisme, bukan terorisme," ujar Refly Harun dalam channel Youtubenya bertajuk Korupsi Bansos, KPK Periksa Adik Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari PDIP yang diunggah pada Sabtu 16 Januari 2021.
Menurut dia, kalaupun ada radikalisme dan terorisme itu bukan dari kelompok yang berkuasa, melainkan kelompok kecil. "Tapi persoalan kita so long time sejak zaman Orde Lama, Orde Baru, Orde Reformasi itu adalah korupsi dan korupsi itu dilakukan oleh para penguasa atau orang yang dekat kekuasaan," tutur mantan Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) ini.
Baca juga: Amien Rais: Mencari Teman Dalam Politik Memang Harus Hati-Hati
"Mudah-mudahan kita sadar bahwa musuh utama kita di Republik ini so long time yang merusak sendi-sendi kehidupan kita menurut pendapat saya ya, bukan radikalisme, bukan terorisme," ujar Refly Harun dalam channel Youtubenya bertajuk Korupsi Bansos, KPK Periksa Adik Wakil Ketua Komisi VIII DPR dari PDIP yang diunggah pada Sabtu 16 Januari 2021.
Menurut dia, kalaupun ada radikalisme dan terorisme itu bukan dari kelompok yang berkuasa, melainkan kelompok kecil. "Tapi persoalan kita so long time sejak zaman Orde Lama, Orde Baru, Orde Reformasi itu adalah korupsi dan korupsi itu dilakukan oleh para penguasa atau orang yang dekat kekuasaan," tutur mantan Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) ini.
Baca juga: Amien Rais: Mencari Teman Dalam Politik Memang Harus Hati-Hati
Lihat Juga :