Syarat Utama Calon Kapolri Dekat Dengan Presiden dan Bisa Diatur

Minggu, 20 Desember 2020 - 20:55 WIB
Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komaruddin menilai, orang yang dipilih menjadi Kapolri adalah orang yang dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan kata lain, orang tersebut bisa mengamankan Presiden baik dari segi kebijakan maupun kasus hukum.

“Kalau saya melihat sederhana. Kapolri ini kan jabatan politis. Yang penting, calon tersebut punya chemistry atau kedekatan dengan Presiden dan bisa diatur. Soal kriteria A, B, C bahkan sampai melakukan melobi-lobi itu sah-sah saja dan itu nomor kesekian," kata Ujang saat dihubungi, Minggu (20/12/2020).

(Baca Juga: Miliki Syarat Ideal, Dua Orang Ini Disebut Kandidat Kuat Kapolri, Kabareskrim Bisa Kuda Hitam)

Menurut dia, selain Presiden, partai politik juga mempunyai kepentingan yang besar terhadap Kapolri. Terlebih mereka yang banyak terlibat kasus hukum sehingga Kapolri yang baru nanti tidak menganggu mereka. “Yang penting bisa mengamankan mereka dari kasus hukum, usaha dan kepentingan lainnya,” ungkap Ujang.

(Baca juga : Haikal Hassan Dipanggil Polisi, Fadli Zon Komentar soal Mimpi )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!