Gatot Nurmantyo Ajak Masyarakat Hlangkan Sebutan Kadrun-Kampret

Kamis, 17 Desember 2020 - 10:27 WIB
Menurutnya, ketiga istilah itu merupakan stigma yang disematkan kepada siapapun yang ingin diberi label yang dilandasi oleh motif tertentu. Misalnya, dia menyebut karena berbeda pendapat, ikut ideologi, atau prinsip tertentu.

Volume pembicaraan istilah cebong dan kampret naik turun bersamaan sejak muncul pada 2018. Kemudian disusul perbincangan yang menggunakan istilah Kadrun pada Mei 2019.

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

Berdasarkan analisis DE, istilah Kadrun merupakan akronim dari kicauan pada 22 Februari dan 12 Maret 2019 yang menyebut kadal gurun. Kemudian, penyebutan kadal gurun kembali berulang dan dikaitkan dengan paham radikal pada 15 Mei 2019.

"Sejak 13 September 2019, tren percakapan Kadrun (kombinasi "kadrun" OR "kadal gurun") naik pesat. Penggunaannya makin masif sejak saat itu, mengalahkan tren volume penyebutan "cebong" dan "kampret"," ujarnya.
Dapatkan berita terbaru, follow WhatsApp Channel SINDOnews sekarang juga!
(muh)
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More