Euforia Vaksin, Jangan Lupakan Prokes

Senin, 14 Desember 2020 - 05:45 WIB
Dari sejumlah nama vaksin di atas, baru Pfizer dan Moderna yang mengeluarkan data efikasi atau kemanjuran atas vaksinnya. Vaksin buatan Pfizer dinyatakan 90% efektif, sementara vaksin produksi Moderna diklaim memiliki tingkat efektivitas 94,5%.

Adapun untuk vaksin Sinovac yang pada akhir Minggu (6/12) lalu tiba di Indonesia sebanyak 1,2 juta dosis belum ada catatan uji keamanan dan efektivitasnya. Uji klinis vaksin asal China yang distribusinya bekerja sama dengan Bio Farma itu diperkirakan baru akan selesai Mei 2021 dengan laporan data awal paling cepat di awal 2021.

Melihat fakta keberadaan vaksin di Indonesia, ada baiknya masyarakat tidak terlalu termakan euforia. Mesti diingat bahwa vaksin terbaik sementara ini adalah penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak hingga sering mencuci tangan menggunakan sabun. Yang juga penting adalah hindari kerumunan dan tetap membiasakan hidup sehat.

Imbauan ini penting mengingat saat ini kasus positif Covid-19 secara nasional belum terkendali. Hingga Minggu (13/12), data Satuan Tugas Covid-19 menyebutkan terjadi penambahan kasus positif harian sebanyak 6.189 kasus sehingga akumulasi total mencapai 617.820 kasus positif. Selain itu Satgas Covid juga mencatat jumlah kematian hingga kemarin total mencapai 18.819 orang setelah bertambah 166 orang di hari yang sama. Adapun jumlah pasien sembuh bertambah 4.460 orang menjadi total sebanyak 505.836 orang.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!