Satgas: Pemilu di Beberapa Negara Tak Signifikan Naikan Kasus COVID-19
Jum'at, 04 Desember 2020 - 01:45 WIB
Wiku mengatakan bahwa sebentar lagi Pilkada 2020 akan digelar. Menurutnya, pilkada kali ini tidak bisa dilakukan secara normal, di mana selama tahapan pilkada harus dijalankan protokol kesehatan.
Dia menegaskan, antisipasi lonjakan kasus COVID sudah dilakukan oleh KPU dengan merumuskan aturan protokol kesehatan yang wajib dijalankan oleh penyelenggara pemilu. Di antaranya melakukan testing kepada petugas yang nanti bertugas di TPS. Selain itu, juga memastikan petugas pelaksana sehat dan bebas COVID-19. (Baca juga: Usai Bertemu Kabareskrim, KPU Tegaskan Distribusi Logistik Pilkada Aman )
"Lalu, di TPS-TPS akan disiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Petugas pemilih juga diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan mengatur kedatangan pemilih, sehingga dapat menghindari terjadinya kerumunan. Setiap pemilih sebelum memasuki TPS akan diperiksa suhu tubuhnya guna memastikan kesehatannya. Dan sebelum hari pelaksanaan harus dilakukan simulasi yang diawasi Satgas COVID-19," katanya.
Dia menegaskan, antisipasi lonjakan kasus COVID sudah dilakukan oleh KPU dengan merumuskan aturan protokol kesehatan yang wajib dijalankan oleh penyelenggara pemilu. Di antaranya melakukan testing kepada petugas yang nanti bertugas di TPS. Selain itu, juga memastikan petugas pelaksana sehat dan bebas COVID-19. (Baca juga: Usai Bertemu Kabareskrim, KPU Tegaskan Distribusi Logistik Pilkada Aman )
"Lalu, di TPS-TPS akan disiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Petugas pemilih juga diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan mengatur kedatangan pemilih, sehingga dapat menghindari terjadinya kerumunan. Setiap pemilih sebelum memasuki TPS akan diperiksa suhu tubuhnya guna memastikan kesehatannya. Dan sebelum hari pelaksanaan harus dilakukan simulasi yang diawasi Satgas COVID-19," katanya.
(abd)
Lihat Juga :