Tim Pakar Satgas: Hasil Tes Covid-19 Positif Wajib Dilaporkan
Rabu, 02 Desember 2020 - 12:24 WIB
“Dalam keadaan pandemi atau epidemi atau wabah dimana terjadi penularan, sama dimana ada kasus-kasus yang perlu dibawa ke pengadilan, maka hak itu menjadi batal, karena ada kepentingan yang lebih besar,”katanya.
Pasalnya, kata Hasbullah, Covid-19 telah merenggut lebih dari 17.000 nyawa dan setengah juta orang lebih terkonfirmasi Covid-19. “Kita tahu, Covid-19 ini sudah merenggut lebih dari 17.000 nyawa, setengah juta orang terkonfirmasi. Ilmu pengetahuan sudah menunjukkan bahwa penyakit ini sangat menular. Dan karenanya negara berkewajiban melindungi rakyat yang lain daripada terkena virus ini ya,” ujarnya. (Baca juga: Fadli Zon: Benny Wenda Menantang RI, Kok Masih Urus Habib Rizieq )
Dengan demikian, lanjut Hasbullah, untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat maka perlu pelacakan dari pasien terkonfirmasi Covid-19. “Untuk melakukan perlindungan itu, maka perlu dilakukan tracing, siapa pun yang pernah kontak harus kemudian di tes, supaya kalau dia terinfeksi ya dia harus diisolasi, tidak boleh menularkan orang lain.”
Dia melanjutkan, epidemiolog sudah mengatakan pasien positif Covid-19 harus harus dilacak untuk mencegah penularan lebih lanjut.
"Siapa pun yang pernah kontak harus dikejar. Kalau ternyata positif juga ya harus diisolasi, itu ahlinya bilang begitu. Jadi hendaknya semua pihak ikutilah ahlinya. Ahlinya siapa? Para dokter, ahli epidemiologi,” tambah Hasbullah.
Pasalnya, kata Hasbullah, Covid-19 telah merenggut lebih dari 17.000 nyawa dan setengah juta orang lebih terkonfirmasi Covid-19. “Kita tahu, Covid-19 ini sudah merenggut lebih dari 17.000 nyawa, setengah juta orang terkonfirmasi. Ilmu pengetahuan sudah menunjukkan bahwa penyakit ini sangat menular. Dan karenanya negara berkewajiban melindungi rakyat yang lain daripada terkena virus ini ya,” ujarnya. (Baca juga: Fadli Zon: Benny Wenda Menantang RI, Kok Masih Urus Habib Rizieq )
Dengan demikian, lanjut Hasbullah, untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat maka perlu pelacakan dari pasien terkonfirmasi Covid-19. “Untuk melakukan perlindungan itu, maka perlu dilakukan tracing, siapa pun yang pernah kontak harus kemudian di tes, supaya kalau dia terinfeksi ya dia harus diisolasi, tidak boleh menularkan orang lain.”
Dia melanjutkan, epidemiolog sudah mengatakan pasien positif Covid-19 harus harus dilacak untuk mencegah penularan lebih lanjut.
"Siapa pun yang pernah kontak harus dikejar. Kalau ternyata positif juga ya harus diisolasi, itu ahlinya bilang begitu. Jadi hendaknya semua pihak ikutilah ahlinya. Ahlinya siapa? Para dokter, ahli epidemiologi,” tambah Hasbullah.
Lihat Juga :