Epidemiolog Minta Pemerintah Lakukan Perubahan Mendasar Penanganan Covid-19

Rabu, 02 Desember 2020 - 08:23 WIB
"Narasi tentang vaksin itu kontraproduktif dengan upaya pengendalian penyakit menular, terutama pandemi ini. Tidak usaha bilang-bilang kalau mau produksi. Tinggal buat saja, (itu) hasilnya karena kita tidak sedang melakukan kampanye," tuturnya.

(Baca juga: Persiapan Vaksin Covid-19 Datang, Ini Hal Pertama yang Harus Diketahui Masyarakat ).

Dosen Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan, pemerintah sebaiknya menggalakkan perubahan perilaku kehidupan sehari-hari kepada seluruh komponen masyarakat. Pejabat dan tokoh publik harus menjadi contoh penerapan protokol kesehatan.

Kamaluddin meminta pemerintah tidak menutup kasus positif Covid-19 . Sekarang zaman sudah berbeda, informasi bisa datang dari segala penjuru. Yang menjadi sorotan adalah perbedaan data jumlah kasus positif Jawa Tengah pada 29 November 2020. Data Pemerintah Pusat menyebutkan ada 2.036 orang yang positif. Sedangkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, hanya 844 orang yang positif.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Prabowo mengatakan ada double data pasien positif Covid-19 yang dirilis sehingga jumlahnya terlihat banyak. "Kami temukan ada 75 orang yang pada minggu sebelumnya sudah dirilis, kemarin dirilis lagi," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!