Menko Polhukam Mahfud MD Minta Habib Rizieq Kooperatif
Minggu, 29 November 2020 - 21:18 WIB
"Pelaksanaan 3T dilaksanakan oleh Petugas kesehatan yang dapat mengakses informasi dan data pasien maupun kontak eratnya dalam rangka mencegah terjadinya penularan. Data tersebut tidak untuk disebarkan kepada publik melainkan hanya untuk kepentingan penanganan kasus," kata Mahfud saat jumpa pers secara virtual, Minggu (29/11/2020).
(Baca juga: Banser Siap Bantu TNI/Polri Tumpas Pencoleng Agama di Sigi)
Dalam hal ini, Mahfud mengaku menyesalkan sikap Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS) yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak mengingat pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.
"Kami meminta sekali lagi kepada masyarakat luas, siapapun itu, untuk kooperatif sehingga penangangan Covid-19 berhasil," ujarnya.
Untuk itu, Mahfud mengatakan, pemerintah akan melakukan langkah dan tindakan tegas bagi siapapun yang melanggar ketentuan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.
(Baca juga: Banser Siap Bantu TNI/Polri Tumpas Pencoleng Agama di Sigi)
Dalam hal ini, Mahfud mengaku menyesalkan sikap Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS) yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak mengingat pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.
"Kami meminta sekali lagi kepada masyarakat luas, siapapun itu, untuk kooperatif sehingga penangangan Covid-19 berhasil," ujarnya.
Untuk itu, Mahfud mengatakan, pemerintah akan melakukan langkah dan tindakan tegas bagi siapapun yang melanggar ketentuan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.
Lihat Juga :