Banser Siap Bantu TNI/Polri Tumpas ‘Pencoleng Agama’ di Sigi

Minggu, 29 November 2020 - 13:38 WIB
loading...
Banser Siap Bantu TNI/Polri...
Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas saat memberikan orasi pada Apel Kebangsaan Banser secara virtual, di Rembang, Jawa Tengah, Minggu (29/11/2020). FOTO/DOK.GP ANSOR
A A A
REMBANG - Pembantaian yang menewaskan empat orang sekeluarga di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi , Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020), yang diduga dilakukan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) membuat Gerakan Pemuda (GP) Ansor sangat prihatin.

Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyebut, para pelaku ini tak lebih sebagai 'pencoleng agama'. Mereka menggunakan dasar agama, tapi perbuatannya justru tak mencerminkan sedikit pun ajaran agama. "Kepada kelompok yang mengatasnamakan Islam untuk membunuh saudara kita, saya minta hentikan perilaku kalian atau akan berhadapan dengan kader Ansor dan Banser (Barisan Ansor Serbaguna)," kata Gus Yaqut, panggilan akrabnya saat memberikan orasi pada Apel Kebangsaan Banser secara virtual, di Rembang, Jawa Tengah, Minggu (29/11/2020).

Gus Yaqut menyatakan, Ansor dan Banser tidak akan pernah mundur dan surut sedikit pun melawan kelompok-kelompok teroris seperti di Sigi. Sebab pihaknya meyakini bahwa bangsa Indonesia ini berdiri tegak karena atas kontribusi berbagai suku, agama, kelompok dan lain sebagainya. "Atas dasar itu, upaya pemaksaan suatu kelompok atas kelompok tertentu sangat tidak bisa dinenarkan. Tidak boleh ada kesewenang-wenangan," katanya. (Baca juga: Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Habisi 1 Keluarga di Sigi Sulteng )

Dia menyatakan, kader Banser yang jumlahnya mencapai 7 juta orang siap bersama aparat TNI dan Polri menumpas gerakan-gerakan teroris tersebut. Aksi para teroris itu harus dihentikan karena sangat bertentangan dengan semangat persatuan sebagaimana yang dipegang teguh para pendiri bangsa Indonesia.

Menurut Gus Yaqut, Indonesia bisa berdiri tegak hingga saat ini karena bukan hanya perjuangan oleh orang Islam. Persatuan itu bisa terjalin kuat karena ada peran serta bersama umat agama lain seperti Kristen, Protestan, Hindu, Budha, Konghucu dan lain sebagainya. Untuk itu sangatlah tidak tepat jika ada upaya memonopoli bangsa ini oleh satu kelompok agama saja. "Perbedaan yang ada nyatanya berbuah persatuan. Untuk itu kita harus bisa meletakkan Indonesia yang berdiri di atas keragamaan," pinta Gus Yaqut.

Apel Kebangsaan Banser secara virtual Minggu (29/11/2020) pagi diikuti perwakilan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari seluruh pimpinan cabang (PC) se-Pulau Jawa. Selain itu, apel juga diikuti seluruh pengurus wilayah (PW) se-Pulau Jawa dan 4 PC luar negeri, yakni Taiwan, Korea Selatan, Malaysia, dan Mesir. (Baca juga: Koopssus TNI Bisa Sinergi dengan Densus 88 Tumpas Teroris di Sigi )

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Angkat Tema Ekonomi,...
Angkat Tema Ekonomi, Addin Jauharudin Raih Gelar Doktor dari Universitas Brawijaya
Gus Yaqut Ditahan KPK,...
Gus Yaqut Ditahan KPK, Massa Banser Bakar Kaus
Ketum GP Ansor Canangkan...
Ketum GP Ansor Canangkan Tahun Pembangunan SDM dan Kaderisasi Susbanpim di Semarang
Kenang Peran Ulama NU,...
Kenang Peran Ulama NU, GP Ansor Gowes Bangkalan-Jombang di Harlah ke-92
LBH Ansor Desak Polisi...
LBH Ansor Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus
Rekomendasi
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Berita Terkini
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved