5 Hal Ini Wajib Diperhatikan Menjelang Pemungutan Suara Pilkada 2020

Rabu, 25 November 2020 - 13:03 WIB
"Ketiga, KPU harus sosialisasi prosedur dan tata cara pemilihan secara lebih masif. Jangan sampai masyarakat tidak tahu protokolnya sehingga mereka tidak teryakinkan bahwa memilih di TPS itu aman," papar dia.

(Baca: Satu Juta DPT Pilkada Belum Rekam E-KTP, Mendagri Ungkap Penyebabnya)

Keempat, di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang melemah, diprediksi tingkat permisif masyarakat terhadap politik uang meningkat. Hal ini diperparah dengan kurangnya informasi mengenai rekam jejak paslon, membuat pemilih bisa jadi malas datang ke TPS karena mereka tidak kenal palsonnya. Ditakutkan akan ada mobilisasi pemilih ke TPS melalui politik uang.

Oleh karena itu, patroli pengawasan politik uang harus digiatkan dalam rangka mencegah praktik jual beli suara di lapangan. Sinergisi antara pengawas pemilihan, kepolisian, dan kelompok masyarakat menjadi sangat diperlukan di tengah banyak keterbatasan akibat pandemi Covid-19.

"Kelima, pemilih harus proaktif mencari tahu profil dan rekam jejak paslon di daerah mereka. Jadikan pilkada ini, meski dilaksanakan di masa pandemi, tetap punya arti bagi mereka," pungkas dia.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!