Sumpah Pemuda, Milenial Harus Kritis dan Kawal Perjalanan Bangsa

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 20:51 WIB
Pun termasuk dalam menangkal berbagai ancaman seperti intoleransi, radikalisme, terorisme, Hendri menilai generasi muda juga harus terlibat aktif. Sebab hal itu bisa mengancam masa depan bangsa dan negara. Namun dia tidak memungkiri dalam berbagai kejadian di Tanah Air, ada segelintir pemuda yang terlibat anarkisme.

“Itu bukan menggambarkan pemuda Indonesia secara keseluruhan. Inilah yang menjadi tugas penting bagi negara ini untuk tetap menjaga generasi muda agar tetap berada dalam treknya,” kata founder lembaga survei KedaiKOPI ini.(Baca juga: IDI Ingatkan Pemberian Vaksin Covid-19 Tidak Boleh Tergesa-gesa )

Menurut dia, ada tiga hal yang bisa dilakukan generasi muda saat ini. Pertama, tidak melupakan sejarah bangsa. Dengan tidak melupakan sejarah bangsa, maka ada keinginan para pemuda untuk keluar dari masa lalu untuk membuat sejarahnya sendiri yang lebih baik dari sejarah yang dipelajari.

Kedua, melaksanakan tugas saat ini dengan mengedepankan kepemudaannya. Artinya, sebagai pemuda harus bisa menjaga atau meningkatkan kewajiban yang harus dilakukan hari ini selesai dengan sebaik-baiknya dengan hasil semaksimal mungkin. Dan tetap menjga hak-haknya sebagai anak muda

“Ketiga adalah terus bermimpin berimajinasi mengembangkan karya baru, kreativitas baru, demi indonesia yang lebih baik dan maju," ujar Hendri.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!