Kabiro Hukum dan Humas MA Abdullah Meninggal Dunia
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 08:06 WIB
epala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Abdullah. Foto/SINDOnews/Sabir Laluhu
JAKARTA - Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Abdullah dikabarkan meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2020) setelah menjalani perawatan beberapa hari.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah, Pak Abdullah, Kabiro Hukum dan Humas MA, Sabtu 31 Oktober dini hari tadi. Beliau meninggal di satu rumah sakit di Surabaya. Beliau sebelumnya sudah dirawat beberapa hari," kata seorang sumber di MA kepada SINDOnews, Sabtu (31/10/2020) pagi.
SINDOnews telah menghubungi Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro guna memastikan informasi tersebut. Tapi hingga pukul 07.50 WIB, Andi belum merespons pesan singkat via WhatsApp maupun panggilan langsung ke telepon selulernya. Status ponselnya meninggalkan pesan suara dan tidak bisa menerima panggilan.
Kabar meninggalnya Abdullah dimuat di laman https://www.mahkamahagung.go.id/. Segenap keluarga besar Mahkamah Agung Republik Indonesia turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya Dr. Abdullah, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya di surga. Dan semoga kelurga besar yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan.
"Innalillahi wa innailaihi rojiun, telah berpulang ke rahmatullah, Pak Abdullah, Kabiro Hukum dan Humas MA, Sabtu 31 Oktober dini hari tadi. Beliau meninggal di satu rumah sakit di Surabaya. Beliau sebelumnya sudah dirawat beberapa hari," kata seorang sumber di MA kepada SINDOnews, Sabtu (31/10/2020) pagi.
SINDOnews telah menghubungi Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro guna memastikan informasi tersebut. Tapi hingga pukul 07.50 WIB, Andi belum merespons pesan singkat via WhatsApp maupun panggilan langsung ke telepon selulernya. Status ponselnya meninggalkan pesan suara dan tidak bisa menerima panggilan.
Kabar meninggalnya Abdullah dimuat di laman https://www.mahkamahagung.go.id/. Segenap keluarga besar Mahkamah Agung Republik Indonesia turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya Dr. Abdullah, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya di surga. Dan semoga kelurga besar yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan.
Lihat Juga :