Gatot Nurmantyo dan Moeldoko Masih Tebar Pesona
Selasa, 06 Oktober 2020 - 13:59 WIB
Lebih lanjut Ujang mengatakan, jika popularitas dan elektabilitas keduanya tinggi, partai akan datang. Namun sebaliknya, jika elektabilitasnya rendah, partai akan lari.
Di sisi lain, jika ambang batas pencalonan presiden dan wapres atau presidential threshold (PT) dihapuskan, peta politik akan berubah. Gatot maupun Moeldoko bisa bebas bermanuver menjadi bakal capres atau cawapres.
Saat ini, tokoh atau figur masih terbentur dengan PT 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sahpemilu secara nasional sebagai syarat untuk menjadi orang nomor satu dan dua di Indonesia.
"Namun saya berkeyakinan MK tak akan memutus PT nol persen," tandas analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia ini.
(Baca juga: Presidential Threshold Dihapus, Gatot Nurmantyo dan Moeldoko Bisa Nyapres ).
Di sisi lain, jika ambang batas pencalonan presiden dan wapres atau presidential threshold (PT) dihapuskan, peta politik akan berubah. Gatot maupun Moeldoko bisa bebas bermanuver menjadi bakal capres atau cawapres.
Saat ini, tokoh atau figur masih terbentur dengan PT 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sahpemilu secara nasional sebagai syarat untuk menjadi orang nomor satu dan dua di Indonesia.
"Namun saya berkeyakinan MK tak akan memutus PT nol persen," tandas analis politik asal Universitas Al Azhar Indonesia ini.
(Baca juga: Presidential Threshold Dihapus, Gatot Nurmantyo dan Moeldoko Bisa Nyapres ).
(zik)
Lihat Juga :