Eri Cahyadi Akan Berdayakan Potensi dan Ketenagakerjaan Berbasis UMKM

Jum'at, 25 September 2020 - 19:48 WIB
"Yang harus kita lakukan adalah pengembangan UMKM supaya mereka tetap bisa memasarkan produk-produknya. Yang mana pemasarannya juga melalui digital atau online. Jadi, UMKM di Surabaya terus kita gerakkan di masa pandemi ini," kata Eri, Jumat (25/9/2020).

Eri menjelaskan, salah satu upaya yang telah ia lakukan selama menjabat Kepala Bappeko Surabaya dalam menggerakkan UMKM adalah melakukan penandatanganan MoU dengan berbagai stakeholder, seperti hotel, apartement dan mal. Dalam perjanjian MoU itu, disepakati bahwa kebutuhan hotel, apartemen dan mal harus diambil atau dipenuhi oleh UMKM Surabaya.

Contohnya kata dia, kebutuhan sandal hotel misalnya, harus diambil dari UMKM Surabaya. "Dalam MoU itu juga ada perjanjian harus menampilkan kebudayaan Surabaya, sehingga nantinya ludruk atau kesenian lainnya bisa tampil di hotel, mal dan atau bahkan di apartemen," ucap Eri.

Lebih lanjut Eri menjelaskan, dalam nota kesepahaman itu juga ada perjanjian bahwa sebagian besar karyawan harus orang Surabaya atau ber-KTP Surabaya. Untuk menyesuaikan kebutuhan hotel, apartemen dan mal tersebut, maka pemerintah yang akan memberikan pelatihan agar bisa menunjang peluang tersebut.

"Jadi ke depan setiap pembangunan investasi di Surabaya, akan berpengaruh pada kesejahteraan warga Surabaya. Oleh karena itu, pemerintah kota ke depannya harus menjadi fasilitator untuk memudahkan mereka. Pelatihan akan terus kami geber, sehingga ketika pandemi usai, semuanya sudah siap dan perekonomian cepat normal dan pengangguran serta masyarakat berpenghasilan rendah bisa dientaskan," ungkap Eri.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!