DPR Serahkan Kronologi Penembakan Pendeta di Papua kepada Panglima TNI
Rabu, 23 September 2020 - 20:21 WIB
Yan Mandenas berharap Panglima TNI serius mendalami kronologis yang disampaikan dari aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah setempat, sehingga bisa menjadi masukan yang berimbang sebagai bahan investigasi. Selain itu, juga mampu menepis informasi simpang siur terhadap penembakan yang menewaskan Pendeta Yeremias Zanambani.
"Termasuk kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Jenderal TNI Andika Perkasa) sudah saya sampaikan dan juga meminta langsung kepada beliau agar memerintahkan jajarannya untuk melalukan investigasi yang mendalam. Jadi tidak boleh ada kebohongan dalam penelusuran fakta yang terjadi. Saya minta dipaparkan ke publik yang benar dan yang salah harus kita sampaikan. Tidak boleh kita tutup-tutupi. Jika benar anggota TNI yang bersalah, harus berani kita sampaikan salah," katanya. (Baca juga: OPM Tembak Pendeta Yeremia Zanambani di Hitadipa Papua )
Yan Mandenas menyebutkan, kronologis rinci hasil investigasi masyarakat dan pemda setempat yang diterimanya, telah diserahkan kepada Panglima TNI.
"Termasuk kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Jenderal TNI Andika Perkasa) sudah saya sampaikan dan juga meminta langsung kepada beliau agar memerintahkan jajarannya untuk melalukan investigasi yang mendalam. Jadi tidak boleh ada kebohongan dalam penelusuran fakta yang terjadi. Saya minta dipaparkan ke publik yang benar dan yang salah harus kita sampaikan. Tidak boleh kita tutup-tutupi. Jika benar anggota TNI yang bersalah, harus berani kita sampaikan salah," katanya. (Baca juga: OPM Tembak Pendeta Yeremia Zanambani di Hitadipa Papua )
Yan Mandenas menyebutkan, kronologis rinci hasil investigasi masyarakat dan pemda setempat yang diterimanya, telah diserahkan kepada Panglima TNI.
(abd)
Lihat Juga :