Dari Kitab Kuning ke Data Mining: Transformasi Literasi dalam Organisme Pesantren
Senin, 09 Maret 2026 - 17:21 WIB
PBNU dan Kementerian Kominfo, misalnya, sudah lama menjalin kemitraan untuk penguatan literasi digital di pesantren. Programnya mencakup pelatihan artificial intelligent, big data analytic, cloud computing, coding, dan cyber security. Semua ini diperuntukkan bagi santri dan tenaga pendidikan pesantren melalui program Digital Talent Scholarship.
Program ini sudah berjalan di beberapa tempat. Pondok Pesantren As'adiyah di Bulukumba, misalnya, pernah mengirim 200 santrinya untuk ikut pelatihan. Begitu juga IAINU Tuban.
Inilah sinergi yang dihaarapkan terus berlanjut. Pemerintah menyediakan program dan anggaran. Pesantren menyediakan SDM dan nilai-nilai keislaman yang akan mewarnai setiap hasil teknologi yang dikembangkan.
Sampai di sini, kami semakin yakin. Kitab kuning dan data mining adalah dua sisi mata uang yang sama. Keduanya alat baca. Kitab kuning membaca teks untuk memahami pesan Allah. Data mining membaca data untuk memahami pola ciptaan Allah.
Transformasi dari kitab kuning ke data mining bukan perpindahan, tapi perluasan. Bukan penggantian, tapi pengayaan.
Universitas Darunnajah, tempat kami mengandi juga ikut mengambil peran dalam transformasi ini. Kami membuka program studi Aktuaria, Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Teknologi Informasi, juga prodi-prodi bisnis seperti Administrasi Bisnis, Bisnis Digital, dan Kewirausahaan.
Tujuan kami sederhana: menyiapkan generasi baru yang tidak hanya paham kitab kuning, tapi juga paham data mining. Yang tidak hanya bisa membaca teks, tapi juga membaca data. Yang tidak hanya menjadi pewaris tradisi, tapi juga pembaru peradaban.
KH Mahrus Amin, pendiri Darunnajah, punya falsafah pohon pisang. Tunas harus terus tumbuh, beradaptasi dengan tanah baru, tapi tetap membawa DNA yang sama.
Itulah yang saya harapkan dari literasi pesantren. Terus berkembang, menyerap nutrisi dari perkembangan zaman, tapi tetap berpijak pada nilai-nilai inti Ahlussunnah wal Jama'ah, nilai pesantren Nusantara.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Muhammad Irfanudin Kurniawan, Peneliti organisme pesantren. Penulis buku Organisme Pesantren, Dakwah Model Canvas, The Essence of Islamic Leadership, dan Menjejaki Alam Filsafat.
Program ini sudah berjalan di beberapa tempat. Pondok Pesantren As'adiyah di Bulukumba, misalnya, pernah mengirim 200 santrinya untuk ikut pelatihan. Begitu juga IAINU Tuban.
Inilah sinergi yang dihaarapkan terus berlanjut. Pemerintah menyediakan program dan anggaran. Pesantren menyediakan SDM dan nilai-nilai keislaman yang akan mewarnai setiap hasil teknologi yang dikembangkan.
Refleksi
Sampai di sini, kami semakin yakin. Kitab kuning dan data mining adalah dua sisi mata uang yang sama. Keduanya alat baca. Kitab kuning membaca teks untuk memahami pesan Allah. Data mining membaca data untuk memahami pola ciptaan Allah.
Transformasi dari kitab kuning ke data mining bukan perpindahan, tapi perluasan. Bukan penggantian, tapi pengayaan.
Universitas Darunnajah, tempat kami mengandi juga ikut mengambil peran dalam transformasi ini. Kami membuka program studi Aktuaria, Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Teknologi Informasi, juga prodi-prodi bisnis seperti Administrasi Bisnis, Bisnis Digital, dan Kewirausahaan.
Tujuan kami sederhana: menyiapkan generasi baru yang tidak hanya paham kitab kuning, tapi juga paham data mining. Yang tidak hanya bisa membaca teks, tapi juga membaca data. Yang tidak hanya menjadi pewaris tradisi, tapi juga pembaru peradaban.
KH Mahrus Amin, pendiri Darunnajah, punya falsafah pohon pisang. Tunas harus terus tumbuh, beradaptasi dengan tanah baru, tapi tetap membawa DNA yang sama.
Itulah yang saya harapkan dari literasi pesantren. Terus berkembang, menyerap nutrisi dari perkembangan zaman, tapi tetap berpijak pada nilai-nilai inti Ahlussunnah wal Jama'ah, nilai pesantren Nusantara.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Muhammad Irfanudin Kurniawan, Peneliti organisme pesantren. Penulis buku Organisme Pesantren, Dakwah Model Canvas, The Essence of Islamic Leadership, dan Menjejaki Alam Filsafat.
(nnz)
Lihat Juga :