Demam Berdarah Merebak, Kasus Terbanyak di Jawa Barat
Rabu, 16 September 2020 - 08:25 WIB
“Jumlah kasus DBD dari Januari sampai dengan September memang berfluktuatif ya. Kalau tadi memang terlihat terjadi peningkatan pada bulan Maret, April,” katanya. (Baca juga: Polri Akan Menghidupkan Kembali Pam Swakarsa )
Dia mengatakan, saat ini semakin banyak kabupaten/kota yang menjadi wilayah epidemi penyebaran kasus DBD di Tanah Air. “Nah, kalau kita melihat kabupaten/kota yang terjangkit, kita bisa melihat dari tahun 1998 hingga 2020 makin banyak kabupaten kota yang menjadi endemis,” kata Didik.
Upaya untuk mencegah kasus DBD ini terutama dengan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M Plus. “Upaya-upaya untuk bisa mengendalikan ketika terjadi pergantian musim dari kemarau ke penghujan. Ini yang perlu diantisipasi dengan kegiatan-kegiatan PSN dan 3M Plus, ini yang bisa kita lakukan,” ungkapnya. (Baca juga: Luhut Awasi Penanganan Covid-19, Pengamat: Presiden Kehilangan Kesabaran )
Dia mengatakan, saat ini semakin banyak kabupaten/kota yang menjadi wilayah epidemi penyebaran kasus DBD di Tanah Air. “Nah, kalau kita melihat kabupaten/kota yang terjangkit, kita bisa melihat dari tahun 1998 hingga 2020 makin banyak kabupaten kota yang menjadi endemis,” kata Didik.
Upaya untuk mencegah kasus DBD ini terutama dengan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M Plus. “Upaya-upaya untuk bisa mengendalikan ketika terjadi pergantian musim dari kemarau ke penghujan. Ini yang perlu diantisipasi dengan kegiatan-kegiatan PSN dan 3M Plus, ini yang bisa kita lakukan,” ungkapnya. (Baca juga: Luhut Awasi Penanganan Covid-19, Pengamat: Presiden Kehilangan Kesabaran )
(dam)
Lihat Juga :