Sandiaga Uno dan Kemanusiaan

Senin, 04 Mei 2020 - 13:50 WIB
Kemudian berkembang opini negatif bahwa Sandiaga Uno menjadi “kaki tangan pemerintah” akibat memimpin gerakan ini. Juga dikatakan Sandiaga Uno menjadi “kawan pemerintah” hanya karena mendistribusikan bantuan kepada masyarakat bersama beberapa nama yang dikenal sebagai pendukung pemerintah.

Saya sendiri sebagai yang ikut hadir pada deklarasi 22 April 2020 dan aktif di media sosial mendapat cukup banyak mention negatif tentang hal ini. Makanya saya akan coba jawab mengenai posisi Sandiaga Uno sebagai ketua umum gerakan ini dan partisipasi kami didalam gerakan ini.

Gerakan ini adalah gerakan yang berangkat dari misi kemanusiaan di tengah pandemi Covid-19 yang memiliki dampak luas ke berbagai sektor kehidupan. Mulai dari kesehatan, perekonomian makro maupun mikro, psikis masyarakat, sosial kemasyarakatan, hingga nyawa manusia. Terus terang saya heran jika gerakan ini masih ditarik ke politik praktis kubu-kubuan.

Para tenaga medis yang terdiri dari dokter, bidan, perawat tidak pernah memakai kacamata politik praktis ketika menolong pasien. Dunia akan sangat kacau jika tenaga medis terlebih dahulu melihat preferensi politik si pasien sebelum mengambil tindakan.

Begitupun dengan Sandiaga Uno dan kami yang tergabung di RIB LC19. Sandiaga Uno adalah sosok yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Bisa saja dia memilih diam dirumah sambil menikmati kehidupannya sebagai kaum yang telah mapan ekonomi.

Tapi Sandiaga Uno tidak mengambil opsi tersebut. Ia memilih terlibat aktif membantu masyarakat sekalipun posisinya di luar pemerintahan.

Sandiaga Uno memulai partisipasi aktifnya dengan berkoordinasi ke BNPB, lalu BNPB meminta beliau untuk mengkoordinir gerakan RIB LC19 dengan merangkul simpul-simpul relawan yang sudah ada. Kenapa harus melalui simpul-simpul relawan? Karena cara inilah yang paling efektif untuk melibatkan partisipasi orang dalam jumlah banyak, hanya dengan mengontak koordinatornya maka para relawan segera merespons.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!