Pengamat Intelijen Sebut Pandemi Corona Ancaman Nirmiliter

Senin, 04 Mei 2020 - 12:40 WIB
Perempuan kelahiran Jakarta, 30 Agustus 1964 ini menjelaskan, pada masa depan ancaman Nuklir, Biologi dan Kimia (Nubika), harus masuk dalam kewaspadaan. Para Prajurit TNI kini dituntut memiliki kemampuan tempur konvensional dan kemampuan tempur kontemporer.

"Tuntutan kemampuan di masa depan tersebut harus menjadi agenda pimpinan TNI yang baru. Pada waktu dekat ini beberapa Laksamana calon Kasal dan Marsekal calon Kasau juga dituntut memiliki kemampuan intelektual yang tinggi," ucapnya.

Selain itu kata Nuning, latar belakang penugasan operasional juga harus dilengkapi dengan pengalaman pendidikan tinggi. "Para Laksamana dan Marsekal sebagian sudah dikenal publik sebagai intelektual TNI, merupakan hasil proses seleksi dari Mabes TNI mengajukan para Calon Kasal dan Calon Kasau yang memiliki kriteria sebagai Scholar Warrior," ujarnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!