Menlu Sugiono Sebut Pembahasan Overflight Access AS Masih Panjang

Kamis, 23 April 2026 - 16:28 WIB
loading...
Menlu Sugiono Sebut...
Menlu Sugiono. Foto/Riyan Rizki Roshali
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan bahwa pembahasan terkait overflight access masih berada di tahap awal dan belum mencapai keputusan. Sugiono menyebutkan, proses yang berjalan saat ini masih dalam tahapan perumusan mekanisme.

"Tujuan pembahasannya ya kan tujuannya adalah menentukan mekanisme yang seharusnya ini gimana, yang seharusnya diambil langkah-langkahnya," kata Sugiono kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Sugiono menjelaskan, proses pembahasan masih cukup panjang dan belum sampai di tahap pengambilan keputusan. "Prosesnya masih panjang, belum sampai ke, masih di tingkat teknis," ujarnya.

Baca Juga: Isu Perjanjian Akses Udara untuk Militer AS, DPR: Seluruh Kerja Sama Harus Hormati Prinsip Kedaulatan

Sementara itu, terkait kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut akan memberikan akses khusus kepada Amerika Serikat (AS), Sugiono membantahnya.



Sugiono kembali menegaskan bahwa pembahasan tidak dimaksudkan untuk memberikan akses eksklusif. "Enggak, itu sebenarnya ya bukan memberikan akses eksklusif ya. Maksudnya itu kan satu yang kemarin disampaikan itu merupakan Letter of Intent ya kan, niat dari Amerika untuk itu, yang masih kita bahas kan seperti itu,” jelas dia.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat, Usman Hamid: Ruang Kelas Harus Bebas dari Intervensi Militer
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Presiden Prabowo Bakal...
Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Rekomendasi
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Cara Bikin Konten Reaction...
Cara Bikin Konten Reaction Viral, Simak 10 Tips dari Janda Tawa
Berita Terkini
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved