Disesalkan Mundur dari DPR, Rahayu Saraswati Dinilai Representasi Suara Anak Muda

Jum'at, 12 September 2025 - 23:48 WIB
"Kami melihat Mbak Saras sebagai sosok yang selalu membuka ruang dialog, tidak elitis, dan berani menghadirkan perspektif baru di tengah perdebatan politik yang sering kering dari ide,” ungkapnya.

Dalam konteks demokrasi, Fajri menilai mundurnya Saras menjadi alarm penting agar partai politik tidak mengabaikan kebutuhan regenerasi politik dan keberadaan anak muda dalam struktur pengambilan keputusan.

"Kita butuh lebih banyak Saras-Saras lain di DPR. Kehadiran anak muda di parlemen adalah kebutuhan strategis bangsa, bukan sekadar pemanis demokrasi," tuturnya.

Sebagai penegasan sikap, Koordinator Daerah BEM Nusantara Jakarta mengajak seluruh partai politik untuk memperluas ruang partisipasi generasi muda, memberi kepercayaan pada kader-kader potensial, dan memastikan proses regenerasi politik berjalan secara sehat.

Kehadiran anak muda di parlemen dan ruang politik nasional bukan hanya simbol, tetapi bagian dari strategi besar untuk menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kepentingan rakyat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!