Majelis Pertimbangan Partai Beri Sinyal Non Kader Bisa Pimpin PPP

Sabtu, 14 Desember 2024 - 08:35 WIB
"Sebagai partai islam, yang enggak boleh diubah itu kan hanya Al-Quran saja. Jadi kalau cuman AD/ART diubah itu adalah keharusan. Karena itu bagian dari adaptasi PPP terhadap kebutuhan, termasuk kebutuhan pemimpin baru," lanjutnya.

Baca juga: Momen Keakraban, Mardiono Keliling Banda Aceh Naik Motor Bareng Kader PPP

Mantan Ketua Umum PPP itu bahkan juga menyebut penyegaran di PPP didukung oleh Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Hal itu diungkapkannya saat Rommy melakukan pertemuan dengan Jokowi.

"Tidak ada nama yang disampaikan (calon ketua) kepada beliau (Jokowi). Tetapi memang beliau mendorong adanya penyegaran di tubuh Partai Persatuan Pembangunan yang terkait dengan kelesuan perolehan suara secara nasional kemarin. Beliau paham itu," sebutnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!