Susno Duadji Sebut Kasus Vina Cirebon 100% Kecelakaan Lalin, Ini Alasannya
Senin, 22 Juli 2024 - 15:50 WIB
"Nah kalau pembunuhan ya aneh, mana ada pembunuhan menyisakan nyawa dari yang dibunuh. Kan si Vina masih hidup kan? Masa nggak dihabisi, kemudian ngapain bunuh tiga orang di tiga tempat? Di bunuh di belakang showroom, diperkosa di SMP 11, dibawa lagi ke jembatan, edan opo (gila apa)," tuturnya.
Oleh karena itu, Susno meyakini peristiwa yang terjadi pada 2016 silam itu adalah kecelakaan lalu lintas. Hal ini sebagaimana keterangan atau olah TKP awal yang dilakukan Polres Kabupaten Cirebon.
"Nah tapi kalau (kasus vina) ini mau dijadikan pembunuhan ayok, siapa yang bisa buktikan ini pembunuhan? Sampai kiamat tidak akan terbukti, lah wong bukan pembunuhan kok," paparnya.
Susno kemudian menyayangkan hakim yang mengadili perkara ini hingga putus di tingkat pertama dan banding. Menurutnya, majelis hakim kurang teliti dalam memeriksa perkara ini sehingga disimpulkan sebagai kasus pembunuhan.
"Ini murni kecelakan, kecelakaan lalin, kecelakaan tunggal, lihat posisinya jenazah, lihat darah, lihat lukanya. Lukanya bukan digetok sama benda tajam, itu kan di bawah helm, di leher, kalau benturan kan benturannya jelas di bawah jalan itu. Nah kalau kejadian ini masih baru tentunya bisa dilihat gesekan sepeda motor, catnya (motor) pasti masih nempel di jalan gitu," ungkapnya.
Oleh karena itu, Susno meyakini peristiwa yang terjadi pada 2016 silam itu adalah kecelakaan lalu lintas. Hal ini sebagaimana keterangan atau olah TKP awal yang dilakukan Polres Kabupaten Cirebon.
"Nah tapi kalau (kasus vina) ini mau dijadikan pembunuhan ayok, siapa yang bisa buktikan ini pembunuhan? Sampai kiamat tidak akan terbukti, lah wong bukan pembunuhan kok," paparnya.
Susno kemudian menyayangkan hakim yang mengadili perkara ini hingga putus di tingkat pertama dan banding. Menurutnya, majelis hakim kurang teliti dalam memeriksa perkara ini sehingga disimpulkan sebagai kasus pembunuhan.
"Ini murni kecelakan, kecelakaan lalin, kecelakaan tunggal, lihat posisinya jenazah, lihat darah, lihat lukanya. Lukanya bukan digetok sama benda tajam, itu kan di bawah helm, di leher, kalau benturan kan benturannya jelas di bawah jalan itu. Nah kalau kejadian ini masih baru tentunya bisa dilihat gesekan sepeda motor, catnya (motor) pasti masih nempel di jalan gitu," ungkapnya.
Lihat Juga :