HUT ke-78 Polri, Pengamat Intelijen: Kepolisian Harus Prediktif

Minggu, 30 Juni 2024 - 10:45 WIB
Perempuan yang akrab disapa Nuning ini menilai, penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan intelijen oleh Polri lebih ditujukan untuk mengatasi Kejahatan Lintas Negara (Transnational Organized Crimes) dan tindak pidana Perusahaan Multinational (Multinational Corporation).

”Polri harus Prediktif, Polri dituntut untuk mampu melakukan penegakan hukum berdasarkan analisis intelijen dan kemampuan forecasting. Sehingga Polri tidak reaktif, tapi juga proaktif,” katanya.

Baca juga: Momen Kapolri, Jamintel, dan KSAD 'Ambyar' Bareng di Panggung Fun Walk HUT ke-78 Bhayangkara

Mantan anggota Komisi I DPR ini menyebut, objek penyadapan oleh Polri berhubungan dengan keamanan nasional non-kamtibmas. Berbeda dengan penyelidikan, pengamanan, dan penggalangan intelijen oleh TNI yang lebih ditujukan untuk kontra intelijen dan spionase yang dilakukan oleh agen-agen rahasia negara lain.

”Segala sesuatunya harus dalam koordinasi Badan Intelijen Negara (BIN),” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!