Soal Tapera, Menteri PUPR Basuki: Saya Menyesal, Kenapa Tergesa-gesa
Kamis, 06 Juni 2024 - 20:39 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono blak blakan mengaku menyesal terhadap kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono blak blakan mengaku menyesal terhadap kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) . Sebab kebijakan itu kini menuai kritik keras dari masyarakat, khususnya kelas pekerja swasta dan mandiri, lantaran ada potongan iuran yang diambil dari gaji.
"Menurut saya pribadi, kalau ini memang belum siap, kenapa kita harus tergesa-gesa," kata Basuki di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/6/2024).
Padahal, pemerintah sudah mengucurkan dana sebesar Rp105 triliun dari APBN untuk Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dalam kesempatan inilah, Basuki mengungkapkan rasa penyesalannya atas usaha yang telah dilakukan pemerintah, tapi ujung-ujungnya hanya menimbulkan kemarahan publik atas kebijakan Tapera ini.
Baca juga: Menteri Basuki Bersuara Soal BP Tapera: Kalau Minta Diundur, Kita Ikut
"Menurut saya pribadi, kalau ini memang belum siap, kenapa kita harus tergesa-gesa," kata Basuki di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/6/2024).
Padahal, pemerintah sudah mengucurkan dana sebesar Rp105 triliun dari APBN untuk Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Dalam kesempatan inilah, Basuki mengungkapkan rasa penyesalannya atas usaha yang telah dilakukan pemerintah, tapi ujung-ujungnya hanya menimbulkan kemarahan publik atas kebijakan Tapera ini.
Baca juga: Menteri Basuki Bersuara Soal BP Tapera: Kalau Minta Diundur, Kita Ikut
Lihat Juga :