Kendaraan Keluar Jabodetabek H-4 Lebaran Meningkat, Polri Siapkan Petugas di Jalur Bottle Neck
Rabu, 26 Maret 2025 - 19:56 WIB
loading...
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengungkap, terjadi peningkatan arus lalu lintas kendaraan yang keluar dari Jabodetabek. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri , Brigjen Pol Raden Slamet Santoso mengungkap, telah terjadi peningkatan arus lalu lintas (lalin) kendaraan yang keluar dari Jabodetabek.
Hal itu diungkap Slamet saat memonitor langsung pergerakan arus lalu lintas dari Cikampek hingga Palimanan di Command Center KM 188.
"Kita memonitor pergerakan arus lalin dari Cikampek sampai ke Palimanan di KM 188 ini, dengan hasil bahwa tadi pagi jam 6, jam 7, dan jam 8, terjadi peningkatan arus keluar dari Jabodetabek," katanya di lokasi, Rabu (26/3/2025).
Baca juga: H-5 Lebaran 2025, Jalur Nagreg Bandung Mulai Ramai Pemudik
Sejak pagi, pergerakan kendaraan menuju ke arah timur mencapai 5.000-6.000 kendaraan, di mana menjelang siang sudah mengalami penurunan. Hal ini tetap diantisipasi melalui KM 188, karena diperkirakan akan ada pergerakan kembali menjelang malam.
"Itu yang ke arah timur hampir mencapai sekitar 5.000 sampai dengan 6.000 kendaraan dari empat gabungan gate tol, namun pada jam 9 terjadi penurunan. Ini perlu kita antisipasi, kemungkinan setelah Salat Tarawih nanti malam akan ada pergerakan lagi. Harapannya, kami sudah mengantisipasi di KM 188 ini," katanya.
Baca juga: Begini Skema Contraflow di Tol Trans Jawa saat Mudik Lebaran
Hal itu diungkap Slamet saat memonitor langsung pergerakan arus lalu lintas dari Cikampek hingga Palimanan di Command Center KM 188.
"Kita memonitor pergerakan arus lalin dari Cikampek sampai ke Palimanan di KM 188 ini, dengan hasil bahwa tadi pagi jam 6, jam 7, dan jam 8, terjadi peningkatan arus keluar dari Jabodetabek," katanya di lokasi, Rabu (26/3/2025).
Baca juga: H-5 Lebaran 2025, Jalur Nagreg Bandung Mulai Ramai Pemudik
Sejak pagi, pergerakan kendaraan menuju ke arah timur mencapai 5.000-6.000 kendaraan, di mana menjelang siang sudah mengalami penurunan. Hal ini tetap diantisipasi melalui KM 188, karena diperkirakan akan ada pergerakan kembali menjelang malam.
"Itu yang ke arah timur hampir mencapai sekitar 5.000 sampai dengan 6.000 kendaraan dari empat gabungan gate tol, namun pada jam 9 terjadi penurunan. Ini perlu kita antisipasi, kemungkinan setelah Salat Tarawih nanti malam akan ada pergerakan lagi. Harapannya, kami sudah mengantisipasi di KM 188 ini," katanya.
Baca juga: Begini Skema Contraflow di Tol Trans Jawa saat Mudik Lebaran
Lihat Juga :