IKN Menuju Tuan Rumah Piala Dunia
Sabtu, 16 Maret 2024 - 10:14 WIB
Ini akan membawa ingatan bangsa Indonesia pada momentum sejarah perjuangan kemerdekaan terpenting, karena pertama kali bangsa Indonesia diakui keberadaannya oleh masyarakat dunia moderen yakni ketika Indonesia (Hindia Belanda) terdaftar sebagai anggota FIFA pada 1930, dua tahun setelah Sumpah Pemuda 1928.
Menjadi tuan rumah piala dunia akan menjadi ukiran indah bagi sejarah, dimulai peristiwa diterimanya Indonesia sebagai anggota FIFA ini sekaligus bukti bahwa FIFA bukan sekedar penyelenggara kegiatan olahraga tapi lebih jauh adalah organisasi yang memperjuangkan kesetaraan bangsa-bangsa dari dulu hingga sekarang.
FIFA organisasi internasional yang pertama mengakui Indonesia sebagai sebuah Bangsa, sebelum Indonesia resmi menjadi negara merdeka. FIFA bagian dari perjuangan kemerdekaan itu.
Dunia telah menyaksikan bagaimana FIFA membuat piala dunia di Jazirah Arabia, telah mengubah persepsi dunia terutama dunia barat tentang negeri Arab dan kehidupan umat Islam umumnya. Dari semua sisi penyelenggaraan piala dunia Qatar mendapatkan penilaian terbaik, dukungan masyarakatnya yang begitu besar, penyelenggaraan sangat baik, infrastruktur nyaris sempurna, keamanan, ketertiban yang mengagumkan, semuanya telah membawa pandangan baru betapa tanah Jazirah Arab adalah tanah persaudaraan dan kesetaraan.
Media sosial telah dipenuhi berbagai pujian sebagai penyelenggaraan piala dunia yang sangat baik. Ambisi Qatar telah membuahkan hasil yang tidak ternilai yang tidak dapat dibandingkan ribuan triliun uang yang dikorbankan bagi pesta rakyat sedunia ini.
Sekarang Indonesia semakin menjadi perhatian dunia. Negara ini tengah menunjukkan kiprah yang semakin besar dalam pergaulan internasional. Sukses dalam berbagai penyelenggaraan pertemuan dunia mulai dari reuni KTT Non Blok, Pertemuan APEC, G20 summit, hingga event internasional seperti Asian Games, Piala Dunia U17, dan lain sebagainya.
Menjadi tuan rumah piala dunia akan menjadi ukiran indah bagi sejarah, dimulai peristiwa diterimanya Indonesia sebagai anggota FIFA ini sekaligus bukti bahwa FIFA bukan sekedar penyelenggara kegiatan olahraga tapi lebih jauh adalah organisasi yang memperjuangkan kesetaraan bangsa-bangsa dari dulu hingga sekarang.
FIFA organisasi internasional yang pertama mengakui Indonesia sebagai sebuah Bangsa, sebelum Indonesia resmi menjadi negara merdeka. FIFA bagian dari perjuangan kemerdekaan itu.
Dunia telah menyaksikan bagaimana FIFA membuat piala dunia di Jazirah Arabia, telah mengubah persepsi dunia terutama dunia barat tentang negeri Arab dan kehidupan umat Islam umumnya. Dari semua sisi penyelenggaraan piala dunia Qatar mendapatkan penilaian terbaik, dukungan masyarakatnya yang begitu besar, penyelenggaraan sangat baik, infrastruktur nyaris sempurna, keamanan, ketertiban yang mengagumkan, semuanya telah membawa pandangan baru betapa tanah Jazirah Arab adalah tanah persaudaraan dan kesetaraan.
Media sosial telah dipenuhi berbagai pujian sebagai penyelenggaraan piala dunia yang sangat baik. Ambisi Qatar telah membuahkan hasil yang tidak ternilai yang tidak dapat dibandingkan ribuan triliun uang yang dikorbankan bagi pesta rakyat sedunia ini.
Sekarang Indonesia semakin menjadi perhatian dunia. Negara ini tengah menunjukkan kiprah yang semakin besar dalam pergaulan internasional. Sukses dalam berbagai penyelenggaraan pertemuan dunia mulai dari reuni KTT Non Blok, Pertemuan APEC, G20 summit, hingga event internasional seperti Asian Games, Piala Dunia U17, dan lain sebagainya.
Lihat Juga :