Mahfud MD: Tidak Boleh Ada yang Menekan, Rakyat Harus Diberi Kebebasan Memilih
Minggu, 28 Januari 2024 - 08:45 WIB
Ia membenarkan, saat ini dirinya memang merupakan calon wakil presiden. Tapi, ia menyampaikan, dirinya tidak boleh dan tidak akan berkampanye ketika sedang menjalani tugas sebagai Menko Polhukam.
Bagi Mahfud, rakyat harus menyadari pentingnya memilih pemimpin yang dirasa baik. Untuk mengetahui siapa sosok yang baik, salah satunya bisa menanyakan langsung kepada kiai-kiai yang dipercaya.
"Yang penting memilih itu ikhlas, jangan memilih karena duit, memilih karena tekanan pejabat, kepala desa, memilih karena amplop, pilih yang baik, ini negara ni harus baik," kata Mahfud.
Dalam Islam, Mahfud mengingatkan, orang yang memilih tidak sesuai bisikan kalbu atau hati nurani sudah diperingatkan Allah SWT. Malah, ada ancaman dicampakkan ke neraka karena tidak menuruti hati nurani.
Mereka, lanjut Mahfud, merupakan orang yang memiliki mata tapi pura-pura tidak melihat kemunkaran. Mereka pura-pura tidak melihat pelanggaran, bahkan mereka menutup mata melihat tindakan korupsi.
Bagi Mahfud, rakyat harus menyadari pentingnya memilih pemimpin yang dirasa baik. Untuk mengetahui siapa sosok yang baik, salah satunya bisa menanyakan langsung kepada kiai-kiai yang dipercaya.
"Yang penting memilih itu ikhlas, jangan memilih karena duit, memilih karena tekanan pejabat, kepala desa, memilih karena amplop, pilih yang baik, ini negara ni harus baik," kata Mahfud.
Dalam Islam, Mahfud mengingatkan, orang yang memilih tidak sesuai bisikan kalbu atau hati nurani sudah diperingatkan Allah SWT. Malah, ada ancaman dicampakkan ke neraka karena tidak menuruti hati nurani.
Mereka, lanjut Mahfud, merupakan orang yang memiliki mata tapi pura-pura tidak melihat kemunkaran. Mereka pura-pura tidak melihat pelanggaran, bahkan mereka menutup mata melihat tindakan korupsi.
Lihat Juga :