Dihadiri Ganjar Pranowo, Aksi Kamisan di New York Diwarnai Pembacaan Puisi Wiji Tukul
Minggu, 21 Januari 2024 - 21:14 WIB
Baca juga: Peringatan 17 Tahun Aksi Kamisan Beri Sentimen Negatif ke Prabowo-Gibran
Adapun Aksi Kamisan para diaspora ini merupakan tanggapan atas situasi dan kondisi politik terkini di Indonesia yang menurut mereka sedang mengalami darurat demokrasi.
Acara diisi dengan pembacaan puisi karya Wiji Thukul (Sajak Suara, Syair Kemerdekaan, Apa Guna, Peringatan), Taufiq Ismail (Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini, Kembalikan Indonesia Padaku), dan Sapardi Djoko Damono (Aku Ingin), orasi demokrasi oleh Adian Napitupulu, dan diselingi oleh nyanyian lagu-lagu perjuangan. Turut hadir pencipta lagu Lilin-lilin Kecil James F. Sundah dan Ferdy Element.
Baca juga: Aktivis HAM Minta Jokowi Dengarkan Suara Keluarga Aksi Kamisan
Wahyu Susilo, adik Almarhum Wiji Thukul yang hadir melalui sambungan Zoom menyampaikan, anak diktator Bongbong Marcos bisa memanipulasi, bahkan menghapus people power. ”Kita tak ingin hal itu terjadi di Indonesia karena kita ingin generasi kita maju tidak dengan beban sejarah masa lalu yang belum terurai,” jelasnya.
Adapun Aksi Kamisan para diaspora ini merupakan tanggapan atas situasi dan kondisi politik terkini di Indonesia yang menurut mereka sedang mengalami darurat demokrasi.
Acara diisi dengan pembacaan puisi karya Wiji Thukul (Sajak Suara, Syair Kemerdekaan, Apa Guna, Peringatan), Taufiq Ismail (Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini, Kembalikan Indonesia Padaku), dan Sapardi Djoko Damono (Aku Ingin), orasi demokrasi oleh Adian Napitupulu, dan diselingi oleh nyanyian lagu-lagu perjuangan. Turut hadir pencipta lagu Lilin-lilin Kecil James F. Sundah dan Ferdy Element.
Baca juga: Aktivis HAM Minta Jokowi Dengarkan Suara Keluarga Aksi Kamisan
Wahyu Susilo, adik Almarhum Wiji Thukul yang hadir melalui sambungan Zoom menyampaikan, anak diktator Bongbong Marcos bisa memanipulasi, bahkan menghapus people power. ”Kita tak ingin hal itu terjadi di Indonesia karena kita ingin generasi kita maju tidak dengan beban sejarah masa lalu yang belum terurai,” jelasnya.
Lihat Juga :