Pengamat Sebut 21 Program Ganjar-Mahfud Lebih Realistis Dibanding Makan Siang Gratis

Rabu, 27 Desember 2023 - 19:49 WIB
Baca juga: 21 Program Unggulan Ganjar-Mahfud, Jubir TPN: Menunjukkan Keberpihakan pada Rakyat

“Sekadar contoh, pada 2024 total anggaran belanja dalam APBN kita hanya Rp3.300-an triliun. Dari jumlah ini, hanya 28% yang bersifat diskresioner atau bisa diutak-atik secara bebas. Lainnya, sudah dipatok-patok untuk berbagai urusan yang nonkresionari,” jelas Akbar.

Akbar pun menyoroti soal gagasan makan siang gratis yang menurutnya tidak realistis. “Bayangkan, dari anggaran yang hanya Rp900 triliun yang bersifat diskresioner, apa jadinya kalau Rp400an triliun dihabiskan hanya untuk makan siang gratis,“ ucapnya.

Pasalnya, program yang besar tentu membutuhkan pendanaan yang besar. Salah satu ide untuk menaikkan pendapatan pajak, menurut Akbar, tidak mudah.

“Berdasarkan pengalaman selama 20 tahun terakhir, tidak mudah menaikkan pendapatan pajak. Rasio pajak kita tidak pernah lebih dari 12%. Artinya, tidak mudah meningkatkan belanja, kecuali dengan utang,” ungkap Akbar.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analisis (CBA) Uchok Sky Khadafi menilai janji kampanye paslon dalam Pilpres 2024 patut menyertakan bakal sumber pendanaan. "Biar sebuah janji kampanye realistis atau masuk akal, sebaiknya para capres mewacanakan sumber anggarannya," katanya.

Dengan menjelaskan sumber anggaran maka janji-janji kampanye tidak membebani para capres-cawapres ketika berkuasa, dan tidak mengganggu stabilisasi atau memberatkan APBN. "Dengan menjelaskan sumber dana darimana, maka siapa pun capres-nya akan lebih dipercayai oleh rakyat dan (dinilai) bukan hoaks oleh persepsi rakyat," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!