Komitmen Ganjar Tegakan Konstitusi: Yang Melanggar Mesti Dibawa ke Pengadilan

Kamis, 21 Desember 2023 - 12:34 WIB
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo merasa, indikasi praktik-praktik Orba kembali muncul seiring terbelenggunya kebebasan berpendapat masyarakat. Foto/MPI
JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3 yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo merasa, indikasi praktik-praktik Orde Baru (Orba) kembali muncul seiring terbelenggunya kebebasan berpendapat masyarakat. Itu diyakini setelah Ganjar menerima kabar terkait ketidakadilan, perlakuan semena-mena, bahkan ancaman atau intimidasi terhadap kebebasan berpendapat.

Pernyataan itu, disampaikan Ganjar ketika meresmikan Sekretariat Nasional Barisan Advokasi Keadilan Indonesia (BAKI) GAMA 03, di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2023) malam.



"Ada orang berdatangan menyampaikan sikap, diperiksa. Ada orang yang bersuara mengekspresikan pendapat, diperiksa. Rasa-rasanya ingatan kita tidak hilang. Orde Baru runtuh karena situasi, kondisi seperti itu. Dan, mahasiswa bergerak untuk mengawal reformasi itu. Sayang, rasa-rasanya indikasi itu (kondisi seperti era orde baru) sekarang muncul kembali," kata Ganjar, Kamis (21/12/2023).

Baca juga: Amanat Konstitusi, Ganjar Pranowo Siap Jamin Kebebasan Beragama dan Beribadah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!