Jokowi Akui Indonesia Masih Ketergantungan Bahan Baku Obat Impor
Kamis, 30 April 2020 - 14:07 WIB
“Kita punya beberapa penyakit menular berbahaya yang perlu penanganan khusus, seperti TBC. Bagaimana ketersediaan rumah sakit kita, fasilitasnya, tempat tidurnya, cukup atau tidak,” katanya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyebut saat ini rasio jumlah tempat tidur di rumah sakit dengan jumlah penduduk masih kecil. Rasio Indonesia saat ini adalah 1,2 per 1.000.
“Artinya hanya tersedia 1,2 tempat tidur bagi 1.000 penduduk. Dibanding negara lain, Indonesia masih kalah. India 2,7 per 1.000. Tiongkok 4,3 per 1.000. Tertinggi jepang 13 per 1.000,” tuturnya.
Jokowi juga menekankan pentingnya ketahanan sektor kesehatan dalam negeri. Dia meminta dicek kembali kemampuan laboratorium di dalam negeri saat ini.
“Kemudian bagaimana dengan laboratorium. Berapa kita punya? Bagaimana kemampuannya? Perlatananya? SDMnya? Smeuanya harus kita hitung. Karena kita melihat pentingnya Health security di masa-masa yang akan datang. Kejadian pandemi Covid ini menyadarkan kita semuanya betapa pentingnya health security,” tuturnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyebut saat ini rasio jumlah tempat tidur di rumah sakit dengan jumlah penduduk masih kecil. Rasio Indonesia saat ini adalah 1,2 per 1.000.
“Artinya hanya tersedia 1,2 tempat tidur bagi 1.000 penduduk. Dibanding negara lain, Indonesia masih kalah. India 2,7 per 1.000. Tiongkok 4,3 per 1.000. Tertinggi jepang 13 per 1.000,” tuturnya.
Jokowi juga menekankan pentingnya ketahanan sektor kesehatan dalam negeri. Dia meminta dicek kembali kemampuan laboratorium di dalam negeri saat ini.
“Kemudian bagaimana dengan laboratorium. Berapa kita punya? Bagaimana kemampuannya? Perlatananya? SDMnya? Smeuanya harus kita hitung. Karena kita melihat pentingnya Health security di masa-masa yang akan datang. Kejadian pandemi Covid ini menyadarkan kita semuanya betapa pentingnya health security,” tuturnya.
(dam)
Lihat Juga :