Mahfud MD Ungkap 4 Norma Kehidupan, Apa Saja?

Rabu, 15 November 2023 - 15:36 WIB
Sebagai contoh, Mahfiud mengambil kasus para lulusan IPDN yang saat bertemu dengan pengajar mereka, Prof. Dr. M. Ryaas Rasyid, menunjukkan etika dan sopan santun sebagai bentuk penghargaan, meskipun hal ini tidak diatur dalam undang-undang.

"Kalau dia punya etika, ketemu Pak Ryaas Rasyid (bertanya) apa kabar? Atau menunduk, itu bentuk etika, sopan santun, norma kesopanan," tambahnya mencontohkan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) Bahtiar menjelaskan bahwa buku "Etika Pemerintahan" yang diluncurkan bertujuan untuk membangun kesadaran etik di kalangan praktisi pemerintahan.

Bahtiar menggarisbawahi bahwa kesadaran etik ini penting untuk memahami dan menangani masalah-masalah seperti pencucian uang0, money politics, korupsi, kolusi, dan nepotisme yang saat ini meningkat. Selain itu, buku ini juga diharapkan dapat menjadi panduan bagi praktisi dalam memahami etika dalam praktik pemerintahan.

Bahtiar juga menyebutkan bahwa buku ini menyentuh masalah etika pemerintahan dari sudut pandang teoritik, mendorong pengembangan dialektika etika pemerintahan untuk mencapai tujuan tertinggi, yaitu terciptanya Undang-Undang Etika Pemerintahan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!