Akademisi Tegaskan Politik Dinasti Jokowi Sudah Dimulai Sejak Wali Kota Solo
Jum'at, 03 November 2023 - 16:57 WIB
Baca juga: Terkait Dinasti Politik, Jokowi Sebut yang Menentukan Rakyat
Zainal mengatakan, politik dinasti bukan hanya sekadar relasi keluarga atau antara bapak dan anak saja. Namun, adanya karpet merah yang diberikan dalam seluruh proses pemilihan.
"Bicara politik dinasti maka kita bicara bukan hanya sekadar relasi antar bapak dan anak saja atau relasi antarkeluarga, enggak begitu sebenarnya. Tapi adanya karpet merah yang diberikan dari mulai proses kandidasi sampai kemudian proses pemilihan bahkan kemudian ketika proses pasca pemilihan," tuturnya.
Zainal mencotohkan, saat Gibran Rakabuming Raka akan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo, ada karpet merah yang diberikan oleh Jokowi pada saat itu.
"Kita belajar dari kasus Gibran di Solo. Ini adalah neofeodalisme sebenarnya. Feodalisme yang sebenarnya dibungkus saja dengan kata neo, seakan-akan ada pemilihan," ungkapnya.
Zainal mengatakan, politik dinasti bukan hanya sekadar relasi keluarga atau antara bapak dan anak saja. Namun, adanya karpet merah yang diberikan dalam seluruh proses pemilihan.
"Bicara politik dinasti maka kita bicara bukan hanya sekadar relasi antar bapak dan anak saja atau relasi antarkeluarga, enggak begitu sebenarnya. Tapi adanya karpet merah yang diberikan dari mulai proses kandidasi sampai kemudian proses pemilihan bahkan kemudian ketika proses pasca pemilihan," tuturnya.
Zainal mencotohkan, saat Gibran Rakabuming Raka akan mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo, ada karpet merah yang diberikan oleh Jokowi pada saat itu.
"Kita belajar dari kasus Gibran di Solo. Ini adalah neofeodalisme sebenarnya. Feodalisme yang sebenarnya dibungkus saja dengan kata neo, seakan-akan ada pemilihan," ungkapnya.
Lihat Juga :