Jelang Putusan Batas Usia Capres-Cawapres, MK Diingatkan soal Independensi
Minggu, 15 Oktober 2023 - 17:41 WIB
MK diingatkan untuk berhati-hati saat memutus perkara uji materi batas usia capres-cawapres menjelang Pemilu 2024. Foto/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) diingatkan untuk berhati-hati saat memutus perkara uji materi batas usia capres-cawapres menjelang Pemilu 2024 . MK diminta bisa menunjukkan independensinya melalui keputusan yang objektif.
Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Ahmad Nurhadi mengatakan, MK merupakan lembaga yang independen. Namun kepercayaan itu memudar seiring beberapa putusan yang dinilai tidak independen.
“Contoh konkretnya mengenai revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seharusnya diambil DPR, tetapi malah diputuskan MK,” kata Nurhadi, Minggu (15/10/2023). Baca juga: MK Bacakan Putusan Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 16 Oktober 2023
Terkait perkara uji materi batas usia capres-cawapres, Nurhadi menegaskan BEM SI tak ingin kejadian putusannya akan kembali terulang dengan putusan-putusan sebelumnya. “Ini harusnya open legal policy, yang dibahas oleh DPR namun diputuskan MK. Ini merupakan suatu bentuk alih fungsi tugas, makanya kita harus kawal MK,” tegasnya.
Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Ahmad Nurhadi mengatakan, MK merupakan lembaga yang independen. Namun kepercayaan itu memudar seiring beberapa putusan yang dinilai tidak independen.
“Contoh konkretnya mengenai revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Seharusnya diambil DPR, tetapi malah diputuskan MK,” kata Nurhadi, Minggu (15/10/2023). Baca juga: MK Bacakan Putusan Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 16 Oktober 2023
Terkait perkara uji materi batas usia capres-cawapres, Nurhadi menegaskan BEM SI tak ingin kejadian putusannya akan kembali terulang dengan putusan-putusan sebelumnya. “Ini harusnya open legal policy, yang dibahas oleh DPR namun diputuskan MK. Ini merupakan suatu bentuk alih fungsi tugas, makanya kita harus kawal MK,” tegasnya.
Lihat Juga :