Zulhas soal Dinasti Politik Jokowi: Salahnya Itu di Mana?
Rabu, 29 Juli 2020 - 18:04 WIB
Soal Gibran dan Bobby yang memiliki latar belakang pengusaha dan baru terjun ke dunia politik, menurut Wakil Ketua MPR ini, praktik itu dibolehkan dalam demokrasi dan itu juga merupakan hak pribadi dari Gibran dan Bobby sebagai warga negara.
“Ya dalam demokrasi boleh aja, kan hak setiap warga negara. Anda boleh maju juga dalam pilkada, kan boleh juga,” ujarnya.
(Baca: PDIP Sebut Tudingan Politik Dinasti untuk Gibran Tak Mendasar)
Adapun Gibran yang berpotensi melawan kotak kosong, Zulhas menilai bahwa itu merupakan konsekuensi dari pilihan demokrasi. Karena, sesuai Undang-Undang Pilkada yang berlaku apabila tidak ada yang menantang paslon tersebut, maka kotak kosong menjadi cata yang ditempuh.
“Nggak ada penantangnya, nggak ada yang maju bagaimana. Kan sah juga nanti rakyat bisa memilihkan milih ini atau milih kotak, boleh aja,” pungkasnya.
“Ya dalam demokrasi boleh aja, kan hak setiap warga negara. Anda boleh maju juga dalam pilkada, kan boleh juga,” ujarnya.
(Baca: PDIP Sebut Tudingan Politik Dinasti untuk Gibran Tak Mendasar)
Adapun Gibran yang berpotensi melawan kotak kosong, Zulhas menilai bahwa itu merupakan konsekuensi dari pilihan demokrasi. Karena, sesuai Undang-Undang Pilkada yang berlaku apabila tidak ada yang menantang paslon tersebut, maka kotak kosong menjadi cata yang ditempuh.
“Nggak ada penantangnya, nggak ada yang maju bagaimana. Kan sah juga nanti rakyat bisa memilihkan milih ini atau milih kotak, boleh aja,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :