Susaningtyas NH Kertopati Kupas Faktor Pemicu Marak WNI Pindah Kewarganegaraan Singapura
Minggu, 23 Juli 2023 - 21:38 WIB
Pertama, semakin menipisnya jiwa nasionalisme dan rasa cinta Tanah Air di kalangan generasi milenial hingga generasi Z. "Ini semua karena kurangnya pendidikan yang diterapkan orang tua dalam keluarga terkait bela negara," ujar Nuning yang juga merupakan pengamat Militer dan Intelijen itu.
Dikatakan Nuning, implementasi pendidikan bela negara di kalangan masyarakat sejatinya dilaksanakan secara menyeluruh berdasarkan Program Bela Negara oleh Kemenhan sejak 2015. Program ini ditujukan kepada semua lapisan masyarakat, baik di kalangan akademik mulai dari pendidikan SD sampai perguruan tinggi.
"Materinya disesuaikan dengan strata pendidikan meliputi bimbingan dan penyuluhan kewarganegaraan hingga pelatihan dasar bela diri dan cinta Tanah Air," kata dia.
Kedua, lanjut Nuning, program-program dari Kemenhan tersebut sudah berhasil disosialisasikan oleh banyak perguruan tinggi dan kalangan praktisi baik pegawai pemerintah maupun pegawai swasta. Semua kalangan menyadari pentingnya Program Bela Negara.
Bahkan, kata Nuning, pemahaman mereka terkait arti penting nasionalisme dan patriotisme juga meningkat tajam. "Kesadaran mereka sebagai kader bela negara tidak identik dengan wajib militer, tetapi memiliki kesamaan untuk memupuk rasa cinta Tanah Air dan bangga menjadi bangsa Indonesia," jelasnya.
Dikatakan Nuning, implementasi pendidikan bela negara di kalangan masyarakat sejatinya dilaksanakan secara menyeluruh berdasarkan Program Bela Negara oleh Kemenhan sejak 2015. Program ini ditujukan kepada semua lapisan masyarakat, baik di kalangan akademik mulai dari pendidikan SD sampai perguruan tinggi.
"Materinya disesuaikan dengan strata pendidikan meliputi bimbingan dan penyuluhan kewarganegaraan hingga pelatihan dasar bela diri dan cinta Tanah Air," kata dia.
Kedua, lanjut Nuning, program-program dari Kemenhan tersebut sudah berhasil disosialisasikan oleh banyak perguruan tinggi dan kalangan praktisi baik pegawai pemerintah maupun pegawai swasta. Semua kalangan menyadari pentingnya Program Bela Negara.
Bahkan, kata Nuning, pemahaman mereka terkait arti penting nasionalisme dan patriotisme juga meningkat tajam. "Kesadaran mereka sebagai kader bela negara tidak identik dengan wajib militer, tetapi memiliki kesamaan untuk memupuk rasa cinta Tanah Air dan bangga menjadi bangsa Indonesia," jelasnya.
Lihat Juga :