Syarat Baru Bikin SIM, Harus Terdaftar Program JKN
Rabu, 21 Juni 2023 - 13:48 WIB
Masyarakat mendatangi mobil pelayanan SIM keliling di Jakarta. Pembuatan SIM saat ini wajib melampirkan kepesertaan aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Polri menetapkan syarat baru terkait penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi masyarakat. Para pemohon SIM harus mengikuti atau terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Hal itu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Polri Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi. Bagi pemohon yang tidak melampirkan tanda bukti syarat tersebut, maka SIM tak bisa diterbitkan.
Syarat pemohon SIM harus lampirkan bukti mengikuti program JKN diatur dalam Pasal 9 huruf a Peraturan Polri Nomor 5 Tahun 2021. Berikut ini isi lengkapnya:
(1) Persyaratan administrasi untuk penerbitan SIM sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf b, dilakukan dengan ketentuan:
a. Untuk penerbitan SIM Ranmor Perseorangan dan SIM Ranmor Umum, meliputi:
Hal itu sebagaimana tertuang dalam Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Polri Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi. Bagi pemohon yang tidak melampirkan tanda bukti syarat tersebut, maka SIM tak bisa diterbitkan.
Syarat pemohon SIM harus lampirkan bukti mengikuti program JKN diatur dalam Pasal 9 huruf a Peraturan Polri Nomor 5 Tahun 2021. Berikut ini isi lengkapnya:
(1) Persyaratan administrasi untuk penerbitan SIM sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf b, dilakukan dengan ketentuan:
a. Untuk penerbitan SIM Ranmor Perseorangan dan SIM Ranmor Umum, meliputi:
Lihat Juga :