Hari Bakti Adhyaksa, Kejaksaan Diminta Rebut Kepercayaan Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2020 - 13:03 WIB
Menurut dia, jajaran eselon 1 yang merupakan penterjemah kebijakan Jaksa Agung harus menjadi sasaran utama dalam konsolidasi internal. "Dia (Jaksa Agung-red) memilih sosok yang tergolong muda untuk mengisi posisi Jaksa Agung Muda dan Badan Diklat. Sasarannya jelas, dia membutuhkan sosok yang bisa menterjemahkan sekaligus mengeksekusi kebijakannya," tutur Bandot di Jakarta, Rabu (22/7/2020). (Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Minta Polri Gandeng Kejagung Tangkap Djoko Tjandra )

Sementara untuk posisi Wakil Jaksa Agung, kata dia, Burhauddin mempercayakan kepada Setia Untung Arimuladi, jaksa senior yang memiliki rekam jejak lengkap.

"Paling penting, dia dikenal dekat dengan pihak eksternal dan internal kejaksaan shingga akan memudahkan komunikasi," tambahnya.

Dia menuturkan, Burhannudin mengambil risiko sangat besar saat di depan anggota Komisi III DPR menyatakan akan membongkar kasus korupsi bernilai triliunan sekaligus membeberkan sejumlah perusahaan yang terlibat.

Menurut dia, tidak dipungkiri tekad Jaksa Agung penuh risiko. Publik juga meragukan kemampuan dan integritas kejaksaan dalam menuntaskan perkara yang nilai kerugian negara fantastis dan melibatkan kalangan dekat istana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!