Ratusan Kiai NU Gabung Hanura, Siap Nyaleg di Pemilu 2024
Kamis, 13 April 2023 - 08:12 WIB
Acara bukber dan silaturahmi tersebut diawali dengan Khotmil Qur'an dan Istigasah Keramat. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan Kiai NU dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua.
Sebelum resmi bergabung, sejumlah perwakilan kiai membacakan "Maklumat Kramat" atau ikrar para ulama untuk berjuang bersama Hanura. Usai pembacaan 10 poin Maklumat Keramat, sebanyak 10 orang kiai disematkan jaket Partai Hanura sebagai simbol bergabungnya para kiai dengan partai pemilik nomor urut 10 di Pemilu 2024 itu.
Penyematan jaket kepada 10 perwakilan kiai dari sejumlah daerah secara langsung dilakukan OSO. Perwakilan kiai itu di antaranya adalah KH Abdul Hayyi, KH Lutfi Hermawansyah, KH Idham Kholid, DR Soleh Basyari, KH Sahri Sholihin, KH Mansyur Syaroji, dan KH Goes Siradj.
OSO menuturkan, para kiai yang bergabung dengan Partai Hanura akan menjadi calon anggota legislatif (caleg), dan pengurus di berbagai tingkatan. Namun, kata OSO, ada juga kiai yang sekadar berkomitmen untuk membesarkan dan memenangkan Partai Hanura di pemilu mendatang.
"Ada yang jadi caleg, pengurus, dan mendukung. Kita semua tahu, para kiai ini omongannya tidak neko-neko, apa yang yang mereka ucapkan, itu yang ada di hati mereka. Dan apa yang mereka ucapkan, pasti sesuai dengan hati nuraninya," tuturnya.
Sebelum resmi bergabung, sejumlah perwakilan kiai membacakan "Maklumat Kramat" atau ikrar para ulama untuk berjuang bersama Hanura. Usai pembacaan 10 poin Maklumat Keramat, sebanyak 10 orang kiai disematkan jaket Partai Hanura sebagai simbol bergabungnya para kiai dengan partai pemilik nomor urut 10 di Pemilu 2024 itu.
Penyematan jaket kepada 10 perwakilan kiai dari sejumlah daerah secara langsung dilakukan OSO. Perwakilan kiai itu di antaranya adalah KH Abdul Hayyi, KH Lutfi Hermawansyah, KH Idham Kholid, DR Soleh Basyari, KH Sahri Sholihin, KH Mansyur Syaroji, dan KH Goes Siradj.
OSO menuturkan, para kiai yang bergabung dengan Partai Hanura akan menjadi calon anggota legislatif (caleg), dan pengurus di berbagai tingkatan. Namun, kata OSO, ada juga kiai yang sekadar berkomitmen untuk membesarkan dan memenangkan Partai Hanura di pemilu mendatang.
"Ada yang jadi caleg, pengurus, dan mendukung. Kita semua tahu, para kiai ini omongannya tidak neko-neko, apa yang yang mereka ucapkan, itu yang ada di hati mereka. Dan apa yang mereka ucapkan, pasti sesuai dengan hati nuraninya," tuturnya.
Lihat Juga :