Pemerintah Ganti Definisi Kontak Erat COVID-19, Ini Penjelasan Yuri

Kamis, 16 Juli 2020 - 17:37 WIB
“Atau dalam situasi lainnya yang mengindikasikan adanya kontak berdasarkan penilaian risiko lokal. Ini akan menjadi pertimbangan dari petugas epidemiologi dan sangat tergantung pada risiko epidemiologi yang berada di daerahnya,” sambung Yuri.

Yuri menjelaskan pada kasus probable atau kasus konfirmasi yang bergejala untuk menemukan kontak erat, periode kotak eratnya dihitung dari 2 hari sebelum kasus timbul gejala hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala.

“Ini adalah periode untuk melaksanakan isolasi diri pada orang dengan kontak dekat, yang kontak dekatnya adalah kasus probable atau kasus konfirmasi positif dengan gejala. Maka harus melaksanakan kira-kira 2 hari sebelum munculnya manifes dari gejala yang bersangkutan sampai setelah timbul gejala,” papar Yuri.

Sementara, kata Yuri, pada kasus konfirmasi yang tidak bergejala apabila kontak ini dilaksanakan dengan orang yang konfirmasi positif namun tidak bergejala. “Maka menemukan kontak eratnya pada periode ini adalah dihitung dari dua hari sebelumnya sampai dengan 14 hari setelahnya dihitung dari tanggal pengambilan sampel orang itu, spesimen orang itu.” (Baca juga: Bandingkan Kasus Corona dengan Negara Lain, Ini Kata Presiden Jokowi )

“Inilah periode yang bisa kita identifikasi sebagai siapa saja yang menjadi kontak erat dari kasus konfirmasi positif. Serta ini menjadi penting karena inilah kelompok-kelompok yang harus kita identifikasi dengan jelas saat melaksanakan tracing secara masif. Yang nantinya pasti akan dilakukan pemeriksaan secara keseluruhan dari kegiatan ini,” tambah Yuri.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!