Pemerintah Dinilai Tidak Serius Soal Hukuman Mati

Rabu, 15 April 2015 - 08:03 WIB
Pemerintah Dinilai Tidak...
Pemerintah Dinilai Tidak Serius Soal Hukuman Mati
A A A
JAKARTA - Berulahnya kembali Raja Ekstasi kartel Lapas Nusakambangan, Freddy Budiman (38) yang telah divonis mati dalam kasus penyelundupan ekstasi menandaskan pemerintah belum serius dalam menjalani hukuman mati.

Menurut Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Kisnu Widagso, berlarutnya eksekusi mati terhadap terpidana mati telah membuat narapidana terganggu psikologis jiwanya.

"Jiwa narapidana mati akan seperti zombie, akan menjadi nothing to lose. Tak aneh makanya kejahatan serupa akan terjadi lagi," ujar Kisnu kepada SINDO, Selasa 14 April 2015 malam.

Untuk itu, dirinya mendesak Indonesia bila ingin dipandang serius dalam pemberantasan narkoba dan tidak ingin kejadian terulang kembali. Maka Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai bagian penangggung jawab harus segera melakukan eksekusi dengan cepat.

"Kita patuh saja pada undang-undang, jangan ditunda biar tidak jadi masalah kembali," tegas Kisnu.

Meski demikian, terkait hukuman mati sendiri, pihaknya sadar hal itu menjadi polemik, hingga membuat perdebatan apakah pantas negara ini mencabut nyawa seseorang. Terlepas dari itu, karena eksekusi hukuman mati tidak dapat dipandang sebelah mata, apalagi ditunda terlebih terhadap kejahatan narkoba yang sifatnya extraordinary crime yang berdampak pada semua orang.

Untuk evaluasi mengenai hukuman mati, Wisnu pun menilai hal itu tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat. "Butuh bertahun-tahun untuk melakukan evaluasi. Mungkin 3-5 tahun dan melihat apakah eksekusi mati bisa menurunkan tindak kejahatan atau tidak," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Prabowo dan Modi Resmikan...
Prabowo dan Modi Resmikan Kerja Sama Indonesia-India untuk Konservasi Candi Prambanan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 2 Digelar di PN Jaksel 10 Juli 2026
Kejagung Sita 104 Ton...
Kejagung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron di Bangka Belitung
Program MBG Perkuat...
Program MBG Perkuat Keadilan Sosial Melalui Pemenuhan Gizi
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved